Gawat, DBD di Jakarta Pusat Meningkat Hingga 160 Kasus, Warga Harap Waspada!

Jumat, 3 Juni 2022 18:11 WIB

Share
Gawat, DBD di Jakarta Pusat Meningkat Hingga 160 Kasus, Warga Harap Waspada!
Ilustrasi nyamuk Aedes aegypti. (Foto: Pixabay)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Jakarta Pusat merangkak naik hingga 160 kasus.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, Erizon Safari.

"Iya benar kata pak wakil wali kota, kasus DBD naik di Jakarta Pusat. Setiap hari angka kasusnya merangkak naik," ujar Erizon kepada Jakarta.Poskota.co.id, Jumat (3/6/2022).


Ia mengatakan, dalam dua bulan terakhir setiap harinya angka kasus tersebut terus bertambah, terlebih Kecamatan Cempaka Putih dan Kemayoran.

"Dari bulan April hingga Mei kasus DBD 160 dan terus bertambah. Dari delapan kecamatan yang paling tinggi ada di Kecamatan Cempaka Putih dan Kemayoran," ungkapnya.

Erizon mengatakan angka kasus DBD mengalami kenaikan dikarenakan faktor musim penghujan.


Dengan terjadinya penghujan maka tingkat genangan bisa meningkat yang memicu pertumbuhan jentik nyamuk DBD.

"Banyak genangan itu yang bisa potensial terjadinya pertumbuhan DBD. Dalam hal ini yang perlu diantisipasi adalah adanya genangan pada musim penghujan," kata Erizon.

Erizon mengatakan bahwa tidak semua adanya temuan DBD harus dilakukan penyemprotan atau fogging. Langkah yang paling tepat adalah mencegah adanya jentik nyamuk DBD.

"Kalau memang sangat diperlukan bisa juga dilakukan penyemprotan, tapi yang paling tepat adalah mencegah pertumbuhan jentik," terangnya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar