Bikin Merinding! Ustaz Adi Hidayat Ungkap Pengalaman Mimpi Spritual Saat Dzikir Untuk Almarhum Putra Sulung Ridwan Kamil

Senin, 6 Juni 2022 19:30 WIB

Share
Bikin Merinding! Ustaz Adi Hidayat Ungkap Pengalaman Mimpi Spritual Saat Dzikir Untuk Almarhum Putra Sulung Ridwan Kamil
Ustaz Adi Hidayat bercerita bertemu dengan anak Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz dalam mimpinya (Kolase IST)

"Saya akan tiba, di hati saya ingin ke sini apapun yang menjadi bagian dari solusi yang bisa saya hadirkan, sampaikan saat ini, dan mudah-mudahan ada yang baik," ujarnya lagi.

Lebih lanjut, UAH juga mengungkapkan ada satu hal yang belum terungkap bahkan hingga saat dirinya dalam perjalanan menuju Gedung Pakuan Bandung, Jawa Barat hari itu.

"Ya Allah kenapa air, ya Allah kenapa air," pikirnya.

Kemudian Ustaz Adi Hidayat menemukan jawabannya dari Al-Quran, hadist, dan kisah lama Eril saat masih kecil yang sebenarnya juga diketahui oleh Ridwan Kamil.

"Kang Emil tahu sebetulnya, 7 September 2009. Saat satu masjid yang sangat indah dirancang oleh beliau sendiri di Kota Baru Parahyangan itu dimulai dan selesai 2010," kata Ustaz Adi Hidayat.

Setahun setelah pembangunan masjid tersebut selesai, Ustaz Adi Hidayat mengungkap ada seorang anak kecil berumur 11 tahun yang kemungkinan belum masuk fase baligh.

Seorang anak kecil menatap air yang diatasnya terdapat batu bulat besar bertuliskan lafal Allah, dan berpkir sembari merenungkan tentang bagaiman kuasa Allah SWT dengan Arsy-Nya yang ada di atas air.

"Bukankah setahun setelahnya, ada anak yang menatap air lalu di atasnya ada batu dengan tulisan Allah dan dia merenungkan sesuatu," ucap Ustaz Adi Hidayat.

"Anak 11 tahun itu punya rasa penasaran, ya Allah bagaimana Arsy-Mu itu yang ada di air, ya Allah bagaimana kuasa-Mu itu yang ada di air," tutur Ustaz Adi Hidayat.

"Boleh jadi renungan-renungan itu yang menghantarkan pada keadaan husnul khotimah terbaik yang tidak semua orang bisa mendapatinya. Itu jawaban dari apa yang direnungkan 11 tahun yang lalu, yang renungkan itu dijawab dengan cara wafatnya," jelasnya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar