Bulan Ini 3 Kali Ngejarah Aman-aman Saja, Pas Aksi ke 4, 8 Rampok Asal Aceh Tersungkur Dibedil Polres Serang di Tangerang dan Jakarta

Senin, 6 Juni 2022 15:16 WIB

Share
Bulan Ini 3 Kali Ngejarah Aman-aman Saja, Pas Aksi ke 4, 8 Rampok Asal Aceh Tersungkur Dibedil Polres Serang di Tangerang dan Jakarta
Ilustrasi perampok ditembak.(ist)

SERANG, POSKOTA.CO.ID - Tim Resmob Polres Serang dan Polda Banten berhasil meringkus delapan perampok yang menguras harta dan dagangan di rumah juragan sembako di Kampung Jongjing, Desa Cerucuk Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang.

Dalam penangkapan yang dilakukan di beberapa lokasi di wilayah Tangerang dan Jakarta Barat, Kamis (2/6/2022), kedelapan perampok terpaksa dihujani tembakan peluru karena melakukan perlawanan. 

Para tersangka tersungkur dan berhasil diringkus setelah bagian kakinya ditembus timah panas.

Dalam pemeriksaan, diketahui jika perampok asal Aceh Tenggara ini telah melakukan perampokan sebanyak tiga kali di wilayah hukum Polres Serang selama Bulan Mei. 

Selain di Kecamatan Tanara, para pelaku beraksi di rumah Jonson (39) distributor garam di Desa Cimaung, Kecamatan Cikeusal pada Rabu (11/5/2022) sekitar pukul 03.00 dan mendapatkan uang belasan juta.

Pada Rabu (28/5/2022) sekitar pukul 02.00, pelaku beraksi di gudang farmasi PT Linko Surya Perkasa di Desa Plawad, Kecamatan Ciruas.

"Jadi dalam satu bulan di bulan Mei, para pelaku sudah 3 kali beraksi di wilayah hukum Polres Serang. Hanya di lokasi rumah sekaligus gudang PT Linko, pelaku tidak mendapatkan apa-apa," terang Kapolres Serang AKBP Yudha Satria didampingi Kasatreskrim AKP Dedi Mirza saat ekspose di Mapolres Serang, Senin (6/6/2022).

Dalam aksinya, lanjut Kapolres, para pelaku memiliki peran berbeda-beda. Di antaranya ada yang mengawasi lingkungan, menjebol pintu, mengikat dan menjaga penghuni rumah dan mencari uang dan barang berharga dan menunggu di dalam mobil.

"Para pelaku bekerja secara mobile menggunakan 2 unit kendaraan rental pada dini hari. Ketika melihat rumah yang dinilai mewah, para pelaku mulai menjalankan aksinya dengan peran yang sudah direncanakan," jelasnya.

Dari hasil perampokan, lanjut Yudha, tersangka HG bertugas menjual barang rampokan dan kemudian membagi-bagikan kepada kelompoknya. Selama 3 beraksi, para pelaku masing-masing mendapat bagian Rp 30 juta.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar