Budaya Barat Dinilai Picu Pesta Bikini di Depok, saat Digerebek Polisi Temukan Miras dan Kondom 

Selasa, 7 Juni 2022 12:43 WIB

Share
Pasangan muda-mudi pesta bikini di sebuah perumahan mewah di Sukmajaya, Kota Depok digrebek Polda Metro Jaya. (Foto: Ist)
Pasangan muda-mudi pesta bikini di sebuah perumahan mewah di Sukmajaya, Kota Depok digrebek Polda Metro Jaya. (Foto: Ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Acara pesta bikini di perumahan elite Kota Depok, dinilai pengamat sosial merupakan perilaku impor dari masyarakat barat.

Hal  tersebut diutarakan Dr Devie Rahmawati, pengamat sosial sekaligus Pengajar Vokasi Humas Universitas Indonesia.

"Sudah lebih dari 60 tahun, studi studi komunikasi menunjukkan bahwa tayangan media bukan hanya mampu merubah pikiran, tetapi juga perbuatan manusia. Budaya dan perilaku sosial juga mengalami pergeseran," ujar Devi kepada Jakarta.Poskota.co.id, Selasa (7/6/2022).


Devi menyebutkan, media ditenggarai telah mampu membuat penontonnya melakukan fotokopi atas perbuatan yang ditayangkan.

Hal tersebut dapat terjadi, menurut Devi alasannya kenapa karena penonton merasa bahwa perilaku di media adalah perilaku yang dianggap hebat, keren dan baik.

"Perilaku sosial masyarakat kita tidak mengenal bikini/pesta dengan minuman beralkohol. Perilaku ini adalah perilaku impor dari masyarakat barat, yang dikenalkan lewat media. Dan ini sudah dikenalkan lebih dari 50 tahun lalu, sejak media televisi berkembang di seluruh dunia," tuturnya.


Selain itu, kata dia, anak anak muda memiliki kemampuan paling cepat menyerap hal baru, seperti teknologi.

"Ketika di dalam teknologi tersebut mempertontonkan hal-hal tertentu, maka kembali, anak-anak mudalah yang akan cepat meniru dan mempraktikkannya," tutupnya.

Sebelumnya, pesta bikini dilakukan di sebuah rumah mewah daerah Pesona 2, Sukmajaya , Kota Depok, Minggu (5/6/2022) dini hari.


Di lokasi, petugas gabungan Ditresnarkoba dan Intelkam Polda Metro Jaya mengamankan sekitar 500 orang muda-mudi berpakaian seksi.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar