Mau Ibadah Bayar 750 Ribu, Bhikkhu Ini Protes Penganut Budha Miskin Sampai Meninggal Pun Tak Mampu Naik Candi Borobudur untuk Pradaksina

Selasa, 7 Juni 2022 17:53 WIB

Share
Mau Ibadah Bayar 750 Ribu, Bhikkhu Ini Protes Penganut Budha Miskin Sampai Meninggal Pun Tak Mampu Naik Candi Borobudur untuk Pradaksina
Bhikkhu Sri Pannavaro Mahathera.(ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Berdasarkan regulasi baru, nantinya yang bisa naik ke atas Candi Borobudur kriteria utamanya adalah berdasarkan uang: Rp 750.000 per orang.

"Rakyat kecil (umat Buddha pedesaan yang berada cukup banyak di Jawa Tengah) sampai meninggal dunia pun tentu tidak akan mampu naik ke atas candi untuk melakukan ‘puja’ atau ‘pradaksina’ karena harus membayar biaya yang sangat mahal bagi mereka: Rp 750.000.- per orang," tulis Bhikkhu Sri Pannavaro Mahathera melalui pesan berantai aplikasi WhatsApp pada Selasa (7/6/2022).

Menurutnya, diberlakukannya kuota 1.200 orang per hari yang boleh naik ke atas candi memang sangat perlu untuk  penyelamatan peninggalan bersejarah tersebut. 

"Tetapi selayaknya tanpa harus membayar sangat-sangat mahal bagi orang "miskin"," tegas Bikkhu Sri Pannavaro.

Dia mengusulkan, kalau memang pada hari itu kuota sudah penuh, dimohon saja naik pada hari berikutnya atau hari yang lain. "Kalau pengunjung tidak mau atau tidak bisa naik pada hari lain, ya sudah! Apalagi pendaftaran bisa dilakukan melalui ‘on line’," tambahnya.

Tetapi, lanjutnya, jangan hanya yang punya uang saja yg boleh naik, atau dengan jalan lain harus menjadi bhiksu dulu, atau kembali menjadi murid sekolah –tentu hal ini sangat tidak mungkin.

"Biarlah umat Buddha sabar menanti antrian bisa naik ke atas candi kita sendiri. Seperti halnya saudara-saudara Muslim yang juga sabar menanti antrian naik haji sampai beberapa tahun," ucapnya.

"Semoga usulan ini berkenan untuk diperhatikan oleh para pihak yang berwenang membuat keputusan-keputusan perihal regulasi Candi Borobudur," tambahnya.

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar