Heboh! Kafe di Jaksel Dijadikan Tempat Bermesraan Sesama Jenis, Polisi Akan Melakukan Tindakan Hukum Terhadap Para Pelaku

Kamis, 9 Juni 2022 12:26 WIB

Share
Heboh! Kafe di Jaksel Dijadikan Tempat Bermesraan Sesama Jenis, Polisi Akan Melakukan Tindakan Hukum Terhadap Para Pelaku
Tampak empat pria tengah bermesraan dan berpangkuan di sebuah kafe di kawasan Jaksel. (Foto: Tangkapan Layar Instagram/@jktnewss)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Beberapa waktu lalu sempat beredar video pasangan LGBT tengah bermesraan sambil berpangkuan di tengah keramaian di Kafe Wow, Pancoran, Jakarta Selatan.

Polisi saat ini tengah mendalami tindakan asusila tersebut. Polisi juga telah memanggil orang tua pelaku yang diduga melakukan tindakan asusila di tengah keramaian publik.

"Apabila memang kita menemukan unsur dari pasal 281 terkait kesusilaan kita akan melakukan sanksi hukum," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ridwan Soplanit kepada wartawan, Kamis (9/6/2022).


Ridwan mengatakan, apabila ditemukan pelanggaran tindakan asusila tersebut, maka polisi tidak segan memberikan sanksi hukum karena sudah dua kali pelaku melakukan hal yang sama.

"(Berikan sanksi pasal 281) Terhadap orang yang lakukan itu. Beberapa orang yang mempertontonkan itu merugikan publik dari berbagai hal yang diuraikan ke 281 itu yang nanti akan kita dalami," ucap Ridwan.


Diketahui, usai insiden mesra-mesraan pasangan LGBT, kafe tersebut telah ditutup dan akan dilakukan penyegelan pihak Pemerintah Daerah (Pemda).

"Iya ini secara resmi akan dilakukan penyegelan dari pihak pemda," kata Ridwan.

Sebelumnya diberitakan, beredar sebuah unggahan video yang menampilkan sejumlah pengunjung Kafe Wow di Jalan Warung Jati Timur Raya, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, diduga melakukan tindakan asusila.

Unggahan video tersebut diketahui direkam melalui kamera hape milik pengunjung lain yang kemudian diunggah oleh akun Instagram @jktnewss.


Berdasarkan video tersebut, tampak ada empat pria tengah bermesraan sambil berpangkuan satu sama lainnya.

Halaman
Reporter: Muhidin
Editor: Muhidin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar