Jualan Via Sosmed TikTok, Pengusaha Sandal Wanita Ini Raup Omset Puluhan Juta Tiap Bulan, Bisa Gaji 6 Karyawan

Kamis, 9 Juni 2022 21:35 WIB

Share
Jualan Via Sosmed TikTok, Pengusaha Sandal Wanita Ini Raup Omset Puluhan Juta Tiap Bulan, Bisa Gaji 6 Karyawan
Suasana kerja di toko Sagita Official.(Foto : Zendy)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Jaman sekarang memiliki usaha terkhusus di bidang perdagangan banyak orang lebih memilih berjualan secara online. Para pedagang memanfaatkan media sosial untuk berjualan.

Sandi (26), pengusaha sendal khusus wanita di kawasan Depok, Jawa Barat  memanfaatkan aplikasi sosial media tiktok untuk usaha dagangannya.

Tiktok memang saat ini banyak digemari oleh kalangan muda-mudi. Tidak sedikit pengguna tiktok saat ini. Bahkan hampir semua anak muda menggunakan tiktok untuk mendapat informasi.

Sandi mengawali usaha melalui akun sosial media tiktok itu sejak tahun 2020 silam. Ia pun merasa senang karena usahanya ini sudah terbilang berkembang.

Sebelumnya, ia memiliki usaha tanaman hias jenis kamboja. Hingga akhirnya mencoba ke tahap selanjutnya yakni berjualan sendal khusus perempuan.

"Sudah dari tahun 2020. Awalnya usaha tanaman hias, dari sagita florist jadi sagita official," kata Sandi saat ditemui dilokasi dagang, Kamis (9/6/20222).

Ia menamai toko usaha sendalnya itu dengan nama Sagita Official. Nama tersebut dicetuskan karena melalui dari pemilik ownernya. Owner toko tersebut yakni pasangan suami istri. Sang suami bernama Sandi dan Istrinya Gita, maka dari itu mereka menyingkat nama merek untuk sebuah nama usahanya yang dibangun secara bersama.

Ia menjelaskan usahanya yang diemban melalui sosial media Tiktok berhasil meraup keuntungan Rp 35 juta lebih setiap bulannya. Bahkan, ia sempat menerima untung hingga Rp 50 Juta saat masa lebaran tahun 2022.

"Omset sebulan bersihnya 35 juta. Itupun sudah bisa bayar 6 karyawan di sini dan sudah meliputi ongkos kirim bahan dari gudang," lanjut Sandi.

Toko Sagita Official yang terletak di sebuah gang kecil dikawasan Jembatan Serong, Cipayung Depok bisa mengirimkan barang jualannya ke seluruh Indonesia. Bahkan, Sandi menegaskan, barang jualannya itu sudah pernah laku terjual untuk orang Singapura.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar