Ya Allah, Ngerih Kasus Diduga Idap Hepatitis Misterius di Jakbar Bertambah, Terbaru Satu Orang Meninggal

Jumat, 10 Juni 2022 16:26 WIB

Share
Ya Allah, Ngerih Kasus Diduga Idap Hepatitis Misterius di Jakbar Bertambah, Terbaru Satu Orang Meninggal
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Barat mencatat ada penambahan kasus warga yang diduga terjangkit penyakit hepatitis misterius di wilayahnya.

Hal tersebut disampaikan Kasie Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Sudinkes Jakarta Barat, Arum Ambarsasi, berdasarkan data yang dia miliki per Jumat (10/6/2022).

"Berdasarkan data pada pagi ini, jumlah pasien yang diduga terjangkit penyakit hepatitis misterius akut yaitu sebabyak sembilan orang," kata Arum saat dikonfirmasi, Jumat.


Arum merinci, sembilan pasien yang diduga mengidap penyakit misterius tersebut dalam klasifikasi kondisi yang berbeda.

"Sembilan orang terduga tersebut dengan rincian dua orang probable atau memiliki peningkatan kadar enzym hati di atas angka 500. Dan tujuh orang lainnya terklasifikasi sebagai suspek dengan peningkatan kadar enzym di bawah angka 500," jelas Arum.


Selain sembilan pasien tersebut, Arum mengatakan saat ini terdapat dua pasien yang masuk klasifikasi pending atau masih menunggu pemeriksaan varian hepatitis lain.

"Kasus pending artinya masih menunggu hasil pemeriksaan Hepatitis A, B, C, D dan E. Apabila salah satu ada yang positif, maka dikeluarkan dari kasus Hepatitis misterius. Nah, saat ini terdapat dua kasus pending," beber Arum.


Lebih jauh, Arum menyebut delapan pasien yang diduga terjangkit hepatitis akut misterius saat ini sudah dinyatakan sembuh seluruhnya. Sedangkan, satu orang pasien telah dinyatakan meninggal dunia pada April 2022 lalu.

Arum mengatakan, pasien tersebut baru diduga mengidap hepatitis akut beberapa waktu setelah meninggal. (Pandi)
 

Reporter: Muhidin
Editor: Muhidin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar