2 Kali Diberi Kuning, Tak Terima Dapat Kartu Merah di Pertandingan Bola Tarkam, Anggota DPRD Tangsel Tonjok Wasit

Sabtu, 11 Juni 2022 14:25 WIB

Share
2 Kali Diberi Kuning, Tak Terima Dapat Kartu Merah di Pertandingan Bola Tarkam, Anggota DPRD Tangsel Tonjok Wasit
Tangkapan layar video viral aksi pemukulan wasit oleh pemain Orkil FC berinisial EM yang juga berstatus sebagai anggota DPRD Kota Tangsel pada ajang kompetisi tarkam Pakujaya Cup ke-7 2022. (ist)

TANGERANG SELATAN, POSKOTA.CO.ID - Kompetisi sepak bola bertajuk Pakujaya Cup ke-7 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diwarnai kericuhan. 

Aksi kericuhan itu bahkan terekam oleh kamera ponsel milik penonton kompetisi sepak bola antarkampung (Tarkam). 

Bahkan, video berdurasi 30 detik itu tersebar luas memalui pesan berantai aplikasi WhatsApp. 

Seorang penonton kompetisi itu mengatakan, kericuhan itu berawal dari adanya pertandingan Orkil FC melawan Sruntulan FC pada Jumat (10/6/2022).

Tiba-tiba pertandingan yang dipimpin oleh wasit Eka Kurniawan ricuh setelah dirinya mengeluarkan kartu merah kepada pemain Orkil FC berinisial EM yang juga berstatus sebagai anggota DPRD Kota Tangsel usai mendapat dua kali kartu kuning. 

"Awalnya dah dapat kartu kuning dua kali pelanggaran EM nyeleding pemaen lawan," kata seorang penonton warga sekitar, Kota Tangsel, Sabtu (11/6/2022).

Kemudian video tersebut merekam Aksi EM yang memukul wasit usai dihadiahi kartu merah pada pertandingan kompetisi tarkam itu. 

Wasit yang mendapat bogem mentah dari EM lantas mencoba membalasnya dengan menendang namun tak sampai mengenai sang pemain yang diusri dari lapangan pertandingan itu. 

Sontak petugas keamanan dan para pemain melerai keributan tersebut hingga menggiring EM keluar lapangan pertandingan. 

"Hey anggota dewan sebagai contoh. Ini sepak bola, jaga sportivitas," celetuk komentator pertandingan pada acara tersebut yang juga terekam pada kamera ponsel penonton. 
(Rizki Amana) 

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar