Geger! Maling Celana Dalam Emak-emak Gentayangan di Mampang Prapatan Jaksel, Warga Dibikin Resah

Senin, 13 Juni 2022 14:04 WIB

Share
Geger! Maling Celana Dalam Emak-emak Gentayangan di Mampang Prapatan Jaksel, Warga Dibikin Resah
Warga Gang Satria, Mampang Prapatan, Jakarta Salatan, menjemur pakaian di luar rumah. (Foto: Poskota/Zendy)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Warga Gang Satria, Jalan Bangka Raya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan resah ulang maling celana dalam (celdam). 

Aksi maling celdam itu terekam video dan viral di media sosial. Hal ini dilihat dari unggahan akun Instagram @merekamjakarta yang memperlihatkan seorang pria mencuri celana dalam wanita milik warga Gang Satria, Jakarta Selatan.


Dalam unggahan video yang diunggah pada Minggu (12/6/2022), tampak seorang pria mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan mengenakan jaket berwarna hitam dan celana pendek tengah mengambil sebuah pakaian dalam di jemuran milik warga.

Mila, selaku istri ketua RT 07 RW 11 membenarkan warganya kehilangan celana dalam. Ia mengatakan memang banyak aduan warga Gang Satria yang kehilangan pakaian dalam wanita saat dijemur.

"Kebetulan di sini memang sering hilang, warga curiga siapa sih pelakunya," kata Mila saat ditemui di lokasi, Senin (13/6/2022).

Selanjutnya, kata Mila, pada Sabtu (10/6/2022) sekitar pukul 10.00 WIB, ada salah satu warga yang memergoki pelaku pencurian pakaian dalam wanita di Gang Satria.


Awalnya, terduga pelaku yang berinisial D ini awalnya memang sempat berkelilimg gang tersebut. Namun, ada salah satu warga yang curiga akan gerak-gerik D saat itu.

Kemudian, D diikuti oleh warga tersebut. Tidak lama kemudian akhirnya D melakukan aksi anehnya dan saat itu juga langsung ditangkap oleh warga sekitar.


Mila mengatakan, usai ditangkap, D mengaku tidak mencuri pakaian dalam wanita. Namun, saat itu ada warga yang memiliki bukti berupa video pelaku yang sedang beraksi.

"Memang saat itu nggak ada barbuk, dan dia mengelak terus. Tapi kan di video terbukti," kata Mila.

Halaman
Reporter: Muhidin
Editor: Muhidin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar