Pemukiman Berkali-kali Diserang Preman Pakai Senjata Tajam dan Senpi Hingga Jatuh Korban, Warga Merasa Tak Dilindungi Polisi

Senin, 13 Juni 2022 19:08 WIB

Share
Pemukiman Berkali-kali Diserang Preman Pakai Senjata Tajam dan Senpi Hingga Jatuh Korban, Warga Merasa Tak Dilindungi Polisi
Salah satu kaca warung rokok yang terkena sasaran tembakan oleh sekelompok preman.(Foto: Ardhi)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Warga permukiman RW 01 Kelurahan Rawa Bunga, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur mengaku resah atas rentetan penyerangan yang dilakukan komplotan preman di wilayahnya.  

Diketahui permukiman warga RW 01 Rawa Bunga, diserang komplotan preman yang diduga berasal dari Gunung Antang pada Minggu (13/6/2022) dini hari di Jalan Kemuning Bendungan, RT 05/01, Kelurahan Rawa Bunga. 

Penyerangan dilakukan dengan menggunakan senjata tajam dan batu menyasar ke permukiman warga. Empat orang pria terluka dan satu rumah rusak akibat kejadian tersebut. 

Selanjutnya, penyerangan kembali terjadi Senin (13/6/2022) sekira pukul 02.30 WIB. Kali ini para pelaku bukan hanya menggunakan senjata tajam, namun juga senjata api. 

Akibatnya, kaca rumah warga ada yang pecah karena tertembak. 

Menanggapi rentetan penyerangan itu,  satu warga setempat, HB (45) mengaku resah. Bahkan, kaum ibu dan anak yang berada di permukiman ingin mengungsi ke tempat yang lebih aman. 
 
"Resah pastinya, apalagi namanya ibu-ibu dan anak-anak ya, itu pastinya tiap hari ya nangis, sampai pengin ngungsi," ungkap HB kepada wartawan, Senin (13/6/2022).  

Terlebih lagi, kata HB, di antara korban luka akibat penyerangan pada Minggu (12/6/2022) itu ada yang berusia tua. 

"Bukan pemuda, (korbannya) orangtua udah umur 60-an yang satu lagi 50 tahunan," jelas HB. 

Adapun, laporan polisi yang dibuat oleh salah satu korban yakni SA, terlihat usia SA sudah menginjak 49 tahun. 

Laporan ihwal pengeroyokan dan penganiayaan itu sudah diterima Polres Metro Jakarta Timur, teregister dengan nomor LP/B/1274/VI/2022/SPKT/ POLRES METRO JAKARTA TIMUR/ POLDA METRO JAYA. 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar