Ada 3 Tahapan Sidang Isbat Kemenag untuk Tentukan Hari Raya Idul Adha, Muhammadiyah Sudah Menetapkan Jatuh Tanggal 9 Juli 2022

Selasa, 14 Juni 2022 16:48 WIB

Share
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas saat memberikan keterangan tentang hasil sidang isbat. (Foto: Ist)
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas saat memberikan keterangan tentang hasil sidang isbat. (Foto: Ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID  - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Sidang Isbat Awal Zulhijah pada 29 Zulkaidah 1443 H atau bertepatan pada Rabu (29/6/2022). 
       
Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) Ditjen Bimas Islam Kemenag, Adib menerangkan, sidang isbat tersebut bertujuan untuk menetapkan Idul Adha yang jatuh pada 10 Zulhijah atau dikenal dengan Lebaran Haji.
        
"Kami akan menggelar Sidang Isbat Awal Zulhijah pada 29 Juni 2022 untuk menetapkan Idul Adha 1443 H. Ini merupakan layanan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam pelaksanaan terkait ibadah di bulan Zulhijah,” terang Adib dalam rapat persiapan Sidang Isbat Awal Zulhijah di Kantor Kemenag RI, Jakarta, Selasa (14/6/2022).
       
Mantan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat ini menegaskan, pelaksanaan sidang isbat merupakan bagian penting dari tugas Kemenag, khususnya Ditjen Bimas Islam. Karenanya, dia meminta semua pihak yang terlibat untuk mempersiapkan diri secara maksimal. 

      
"Belajar dari sidang isbat yang sudah kita laksanakan yaitu Sidang Isbat Awal Ramadan dan Sidang Isbat Awal Syawal, atau Idulfitri  meski resonansi Sidang Isbat Awal Zulhijah tidak sekuat sidang-sidang tersebut, tapi tetap perlu persiapan yang maksimal,” pesannya.
      
Sementara itu, Kepala Subdirektorat Hisab Rukyat dan Syariah Ditjen Bimas Islam Kemenag, Ismail Fahmi menjelaskan, Sidang Isbat Awal Zulhijah akan terbagi dalam tiga tahap.
      
Sesuai rencana, sidang isbat akan digelar di Auditorium HM. Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jalan MH. Thamrin, Jakarta

“Sesi pertama akan dimulai pukul 17.00 WIB, berupa pemaparan posisi hilal Awal Zulhijah 1443 Hijriah oleh anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kemenag,” katanya.

     
Sesi kedua, lanjut Ismail, sidang isbat yang dimulai setelah Magrib, serta diawali dengan penyampaian laporan data hisab dan hasil rukyatul hilal dari sejumlah titik yang ditentukan di Indonesia.
     
"Sesi ketiga, pengumuman hasil Sidang Isbat Awal Zulhijah yang disiarkan langsung oleh TVRI sebagai TV Pool dan live streaming medsos Kemenag," Ismail menambahkan. 

Di tempat terpisah, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan 10 Zulhijah 1443 Hijriyah atau Hari Idul Adha jatuh pada 9 Juli 2022. Pakar Falak Muhammadiyah Oman Fathurrahman mengatakan, penetapan tersebut dilakukan berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal.

Dia melanjutkan, penetapan itu disampaikan melalui maklumat tentang penetapan hasil hisab bulan Zulhijah 1443 H. Di dalam maklumat juga terdapat hasil hisab Ramadhan dan Syawal 1443 H. 

"Hisabnya hisab hakiki, dan kriterianya menggunakan wujudul hilal," tuturnya.
(Agus Johara) 
 

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar