Sadis, WNA asal Jepang Jadi Korban Begal, Kepala Dibacok dan Ponsel Dirampas di Tambora Jakbar, gak Pakai Lama Pelaku Ditangkap

Selasa, 14 Juni 2022 11:47 WIB

Share
Sadis, WNA asal Jepang Jadi Korban Begal, Kepala Dibacok dan Ponsel Dirampas di Tambora Jakbar, gak Pakai Lama Pelaku Ditangkap
WNA asal Jepang, korban begal terluka di bagian kepalanya. (Foto: Ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Jepang bernama Satomi Oki, menjadi korban begal saat hendak pulang kerja di kawasan Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat, pada Senin (13/6/2022).

Korban mengalami luka pada bagian kepala belakang akibat sabetan senjata tajam (sajam) jenis celurit yang dilakukan oleh pelaku berjumlah dua orang tersebut.


Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pasma Royce mengatakan, kejadian begal yang menimpa WNA asal Jepang itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB saat korban hendak pulang bekerja.

"Jadi korban saat keluar dari kantor dan berjalan kaki menuju apartemennya dihadang oleh pelaku yang berjumlah dua orang dengan berboncengan menggunakan sepeda motor," ujarnya kepada wartawan, Selasa (14/6/2022).

Satu pelaku kemudian turun dari motor sambil menenteng celurit langsung merampas tas korban. Namun saat itu korban melawan dan sempat terjadi tarik menarik tas.


"Korban langsung dibacok oleh pelaku sebanyak satu kali dengan menggunakan celurit ke bagian kepala korban," jelas Pasma.

Usai kejadian tersebut, korban yang tak berdaya terpaksa harus kehilangan dompet yang berisikan hape jenis Iphone 12. Sementara kedua pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi.

Lalu, korban melaporkan insiden begal tersebut ke Polsek Tambora.

Pelaku Ditangkap

Menangggapi laporan tersebut, polisi kemudian bergerak mencari petunjuk dengan memeriksa saksi-saksi dan rekaman CCTV yang ada. Pelaku yang berjumlah dua orang akhirnya diringkus, tak lama korban membuat laporan polisi.

Halaman
Reporter: Muhidin
Editor: Muhidin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar