Warga Pekayon Jaya Bekasi Tolak Khilafatul Muslimin, Bentangkan Spanduk 'NKRI Harga Mati, Pancasila Ideologi'

Rabu, 15 Juni 2022 15:18 WIB

Share
Warga Pekayon Jaya Bekasi Tolak Khilafatul Muslimin, Bentangkan Spanduk 'NKRI Harga Mati, Pancasila Ideologi'
Spanduk berisi menolak segala kegiatan Khilafatul Muslimin di wilayahnya. Foto: Poskota/Ihsan Fahmi)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Warga RW 03 Pekayon Jaya Bekasi Selatan bentangkan spanduk penolakan keras terhadap kegiatan kelompok Khilafatul Muslimin.

Adapun spanduk tersebut berisi narasi yang bertentangan dari ideologi Pancasila.


"Kami warga Pekayon jaya Kota Bekasi dan sekitarnya, MENOLAK KERAS, Kegiatan Khilafatul Muslimin Yang Bertentangan Azas Negara Republik Indonesia dan Ideologi Pancasila, NKRI Harga Mati, Pancasila Ideologi," demikian bunyi narasi spanduk warga. 

Ketua Karang Taruna RW 03 Pekayon Jaya, Faisal Hafidz turut mengungkapkan alasannya.

"Jadi ini adalah respon kami setelah hampir seminggu yang lalu pimpinan mereka yang berpusat di Lampung itu Abdul Hasan Baraja ditangkap, dan warga kami mempertanyakan ini sama nih dengan Khilafatul Muslimin yang di Lampung," ujar Faisal Hafidz saat dijumpai Jakarta.Poskota.co.id, Rabu (15/6/2022) siang.


Faisal menerangkan, sebelum dilakukan pemasangan tersebut ia juga melakukan pengamatan dengan mencari informasi, dan warga pun menilai memilliki korelasi yang sama dengan penangkapan Abdul Hasan Baraja di Lampung.

"Kita cari tahu kita selidiki, dan memanggil ternyata ada korelasinya," sambungnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bila Kelompok Khilafatul Muslimin telah berada di lingkungan Pelayon Jaya sejak 1990.


Sejak berpuluh-puluh tahun tersebut menurutnya, para kelompok tersebut tak pernah berinteraksi dan komunikasi dengan lingkungan sekitar.

Sementara pantauan Jakarta.Poskota.co.id, salah spanduk yang terpasang tersebut tidak jauh berdiri dari lokasi kantor dan pesantren Khilafatul Muslimin, kurang lebih berjarak 100 meter.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar