Bongkar Asal-usul Dana, Polda Metro Terus Dalami Sumber Uang Eksternal Khilafatul Muslimin

Senin, 20 Juni 2022 08:57 WIB

Share
Pimpinan Pusat Khilafatul Muslimin Ustaz Abdul Qodir ditangkap polisi di Lampung. (Foto: Poskota/Jims)
Pimpinan Pusat Khilafatul Muslimin Ustaz Abdul Qodir ditangkap polisi di Lampung. (Foto: Poskota/Jims)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Tim penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, terus melakukan pendalaman penyelidikan terkait sumber dana organisasi masyarakat (ormas) Khilafatul Muslimin, yang diduga juga mendulang dana dari sumber eksternal organisasi.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Hengki Hariyadi mengayakan, terkait hal ini, pihaknya masih terus melakukan koordinasi dengan Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) guna menguak dugaan sumber dana eksternal tersebut.


"(Dugaan sumber dana eksternal?) Kita terus selidiki bersama dengan PPATK. Kita terus selidiki itu," kata Hengki saat dihubungi wartawan, Senin (20/6/2022).

Mantan Kapolres Metro Jakarta Pusat itu melanjutkan, bahwa Polda Metro Jaya tak akan berhenti untuk mengungkap tabir-tabir gelap yang ada di dalam tubuh ormas pimpinan Abdul Qadir Hasan Baraja ini.

"Untuk 21 rekening mereka kami sita, berapa itu jumlahnya, kami katakan masih dalam tahap penyelidikan," ujarnya.

Hengki menjelaskan, perkembangan terbaru dari penyelidikan, ialah para warga Khilafatul Muslimin ini selain dari diwajibkan untuk berinfak Rp1.000 per hari sesuai dengan maklumat baiat. Ternyata, masing-masing warga ini juga diwajibkan untuk berinfak setiap bulannya itu dengan besaran 30 persen penghasilan.


"Ini yang masih kita telusuri, bagaimana pendanaan dari pada kelompok ini. Karena menurut kita ini sifatnya (pendanaan) juga berkesinambungan praktiknya," jelasnya.

Dia menambahkan, sistem pendanaan dalam ormas Khilafatul Muslimin pun, dalam praktiknya menggunakan sistem yang cukup rapi dengan penerapan sistem birokrasi.

"Jadi sistem aliran dananya itu dari bawah sampai ke atas. Dari yang namanya Mas'ul sampai Daulah, baru setor ke atas," ungkapnya.

Lebih jauh, Mantan Kapolres Metro Jakarta Barat itu menyebut, terkait dengan uang sebesar Rp2 miliar yang disita pihaknya dari giat penggeledahan kantor pusat ormas Khilafatul Muslimin di Bandar Lampung, hal tersebut dilakukan untuk mencegah uang tersebut berpindah tangan kembali ke mereka.

Halaman
Reporter: Muhidin
Editor: Muhidin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar