Jodoh Gak Lari ke Mana, Tiga Bulan Hilang Digasak Penipu, Vespa Matic Milik Pemuda Ini Akhirnya Kembali ke Pangkuan

Senin, 20 Juni 2022 18:41 WIB

Share
Jodoh Gak Lari ke Mana, Tiga Bulan Hilang Digasak Penipu, Vespa Matic Milik Pemuda Ini Akhirnya Kembali ke Pangkuan
Abdi (22) korban pencurian motor saat melakukan serah terima motornya yang ditemukan dari penangkapan pelaku curanmor. (Pandi)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Ada pepatah bilang kalau jodoh tak kan kemana. Begitulah kira-kira perumpamaan yang tepat untuk Abdi (22), warga Bintaro Permai, Tangerang Selatan ini.

Setelah tiga bulan kehilangan motor Vespa matic berwarna biru kesayangannya, Abdi kini sumringah karena kendaraan roda duanya tersebut dapat kembali ke dirinya dalam keadaan menyala.

Vespa matic milik Abdi kini telah kembali ke tanggannya setelah dirampas seseorang sejak Maret 2022 lalu. Saat itu, dirinya hendak di rumah temannya di kawasan Pesanggrahan, Jaksel.

Dia mengatakan, saat itu vespa milikmya selesai dicuci. Kemudian ada seorang pria yang tiba-tiba datang dan meminta untuk mengantarkannya ke pos ormas FBR.

Abdi sendiri mau mengantarkan pelaku karena dia mengira pelaku merupakan keluarga dari salah satu temannya yang berada di kawasan Pesanggrahan tersebut.

"Saya kira kan itu orang masih saudara sama temen-temen saya. Saya disuruh antar dia ke pos FBR. Pas lagi di jalan saya disuruh turun karena motor saya dibilang ada masalah," ujarnya saat ditemui, Senin (20/6/2022).

Namun, setelah turun dari motor, Vespa matic miliknya tersebut malah dibawa kabur pelaku. Abdi pun tak bisa berbuat banyak. Dia kemudian melaporkan ke polisi.

Beberapa bulan tak ada kabar, Abdi kemudian mendapat kabar bahwa motornya berada di Polsek Kalideres. Dia pun langsung membawa bukti kepemilikan kendaraan.

"Alhamdulillah banget motor saya bisa balik lagi. Sebelumnya ga nyangka kalo motor saya bisa ketemu, saya pikir motor saya itu udab terbang jauh," ungkapnya.

Diketahui, polisi menangkap Z, otak pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di kawasan Kalideres, Jakarta Barat dengan modus telah menuduh korbannya melakukan kekerasan terhadap adik pelaku.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar