Hasil Tidak Menentu, Penjaga Tambak Ikan Jualan Sabu Ditangkap Tim Opsnal

Selasa, 21 Juni 2022 08:59 WIB

Share
Hasil Tidak Menentu, Penjaga Tambak Ikan Jualan Sabu Ditangkap Tim Opsnal
Tersangka SA saat diamankan di Mapolres Serang. (Foto: Ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Ingin untung malah buntung. Begitulah nasib seorang penjaga tambak ikan berinisal SA (39) warga Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, nekat berjualan sabu. 

Terdorong penghasilan yang tidak menentu, SA memilih berbisnis sampingan dengan berjualan sabu. Belum juga mendapat untung, SA keburu ditangkap Tim Opsnal Satreskoba Polres Serang di rumahnya, Selasa (14/6).


Kapolres Serang AKBP Yudha Satria menjelaskan penangkapan tersangka SA merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat. 

Berbekal dari informasi, Tim Opsnal yang dipimpin Ipda Jonathan Sirait langsung bergerak memperdalam informasi. Setelah melakukan penyelidikan, Tim Opsnal kemudian melakukan penangkapan dan berhasil mengamankan tersangka di rumahnya.


"Dalam penggeledahan, petugas menemukan enam paket sabu yang disembunyikan dalam tas di kamar tersangka," terang Kapolres didampingi Kasatreskoba Iptu Michael K Tandayu kepada Poskota, Selasa (21/6/2022).

Dalam kesempatan itu, kapolres menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi para pengedar narkoba. 

Yudha menegaskan, bahwa dirinya akan menindaklanjuti setiap laporan yang diterima dari masyarakat dan akan menindak tegas penyalahgunaan narkoba meski hanya sebatas pemakai.


"Sesuai perintah pimpinan, jangan ada ruang bagi pengedar ataupun pengguna narkoba. Oleh karena itu, saya berharap sinergitas harus terus ditingkatkan agar harapan bersih dari narkoba bisa tercapai," tandasnya.

Sementara itu, Kasatresnarkoba Iptu Michael K Tandayu menambahkan, bahwa tersangka mengaku belum lama berbisnis sabu. Tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang pengedar di daerah Tangerang.


"Pengakuannya belum lama berbisnis sabu dan beralasan hasil dari menjaga tambak ikan tidak menentu, sementara dirinya harus memenuhi kebutuhan keluarga," tambah Michael.

Halaman
Reporter: Muhidin
Editor: Muhidin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar