Rumah Yusuf Mansur Digeruduk Massa, Netizen Minta MUI Jangan Hanya Diam dan Harus Bersikap!

Selasa, 21 Juni 2022 16:10 WIB

Share
Rumah Yusuf Mansur Digeruduk Massa, Netizen Minta MUI Jangan Hanya Diam dan Harus Bersikap!
Massa menggeruduk kediaman Yusuf Mansur di Cipondoh, Kota Tangerang. (Foto: Kolase olahan dari Twitter/Instagram)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Yusuf Mansur tengah menjadi sorotan publik. Terbaru, kediamannya di Cipondoh, Kota Tangerang, digeruduk massa.

Kedatangan puluhan orang itu merasa menjadi korban penipuan Yusuf Mansur terkait kasus investasi batu bara.

Puluhan massa melakukan orasi dan membawa poster itu merupakan jamaah Masjid Darussalam Kota Wisata.


Mereka terpaksa datang ke kediaman Yusuf Mansur lantaran pendakwah yang dikenal dengan ilmu sedekahnya itu kerap mangkir ketika diundang untuk mediasi di antara kedua belah pihak.

Sudah dua kali Yusuf Mansur diundang namun selalu tidak datang. Nah, akhirnya sekitar 30 orang menggeruduk rumah Yusuf Mansur.

"Untuk klarifikasi. Sepanjang masih bisa diajak ngobrol, kita ngobrol baik-baik. Tapi kan dia (Yusuf Mansur) lari terus. Nggak bisa menghadapi,'' kata Sekretaris Pelita Lima Pilar, Herry Joesoef yang mendampingi massa mendatangi rumah Yusuf Mansur.


Sementara di media sosial ramai, bahkan sampai trending di Twitter. Mereka meminta Majelis Ulama Indonesia untuk turun tangan. Ada juga warganet meminta Yusuf Mansur untuk menghadapi orang-orang yang mendatangi rumahnya.

"MUI jangan berdiam diri, bersikap dong. Itu Ummat Islam jadi korban. Mari kita dorong bersama. Mohin pihak kepolisian RI segera memproses dgn tegas yusuf mansur. Kita percaya Polisi bisa tegas ke yusuf mansur. Konon korban sdh melapor,'' ujar akun @Djamal ****.


"Semoga jadi pelajaran jgn smpe agama trus dipake buat bisnis yg ujung2nya malah merugikan ūü§≤,'' sahut akun @GunR****.

"Buat yusuf mansur jk anda benar hadapilah mrk yg dtg kerumah anda. Dan pertanggung jawabkan semua duit mrk yg sdh investasi ke anda. Jgn lari krn mrk bersusah payah cari duit ukt investasi ke anda,'' timpal akun @Umar*****_.

Halaman
Reporter: Muhidin
Editor: Muhidin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar