Terlibat Korupsi Izin Usaha Pertambangan, Bendahara Umum PBNU Dicekal ke Luar Negeri, Ini Profil Mardani Maming

Selasa, 21 Juni 2022 16:49 WIB

Share
Terlibat Korupsi Izin Usaha Pertambangan, Bendahara Umum PBNU Dicekal ke Luar Negeri, Ini Profil Mardani Maming
Mardani Maming.(Foto: Instagram/@mardani_maming)

Atas prestasi itu, Mardani berhasil meraih penghargaan Innovative Government Award dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada 2013 lalu. Lalu, Kemendagri juga mengganjarnya dengan penghargaan lain pada 2017 yakni Leader Award. 

Pria kelahiran Batulicin, 17 September 1981 lalu itu memutuskan mundur sebagai Bupati Tanah Bumbu pada 2018 lalu. Saat itu, ia mengajukan pengunduran diri lantaran ingin ikut pemilihan legislatif di Senayan pada 2019.

Anehnya, usai resmi mundur, Mardani juga batal ikut pemilu legislatif. Dalam hal itu, Kakaknya, Syafrudin H. Maming lah yang justru maju sebagai bakal caleg dari Kalimantan Selatan untuk DPR RI.

Usai tak lagi menjadi pejabat publik, Mardani lalu fokus berkarier sebagai pengusaha. Pada 2019 lalu, ia kemudian terpilih menjadi Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) pada masa bakti 2019-2022.

Pelantikan Mardani disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Januari 2020 lalu di Hotel Raffles, Jakarta. 

Harta Rp 44,8 Miliar

Berdasarkan data dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dirilis oleh KPK, Mardani diketahui memiliki harta mencapai Rp 44,8 miliar.

Namun, jumlah tersebut kemungkinan bertambah. Sebab Mardani melaporkannya pada tahun 2018 lalu, di mana pada saat itu dirinya masih menjabat sebagai Bupati Tanah Bumbu. 

Harta kekayaannya tersebut terdiri dalam beberapa bentuk mulai dati tanah dan bangunan, kendaraan, dan harya bergerak lainnya.

Soal tanah dan bangunan, Mardani tercatat memiliki sebanyak 39 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu dengan total nilai Rp 40.912.625.000.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar