Tinggal di Kolong Tol, Puluhan Penarik Delman Ibu Kota Hidup Megap-megap Bersama Kuda-kudanya

Selasa, 21 Juni 2022 20:13 WIB

Share
Tinggal di Kolong Tol, Puluhan Penarik Delman Ibu Kota Hidup Megap-megap Bersama Kuda-kudanya
Andi Sopandi, sibuk mempersiapkan kudanya untuk mengais rezeki keliling ibu kota.(Foto: M.Ivan)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kota Jakarta yang memiliki sejumlah fasilitas lengkap dan megah tidak menjamin kesejahteraan penduduknya.

Di kawasan pinggiran Jakarta yang tidak terjamah hiruk pikuk kesibukan Kota Jakarta, masih ada penduduk yang resah saat melangsungkan hidupnya di kota metropolitan ini.

Salah satunya, Andi Sopandi (28), kusir delman asal Bandung yang sudah puluhan tahun menetap di kolong Tol Wiyoto Wiyono, Papango, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Saat ditemui, Andi dan kolega tengah sibuk memasangkan pelana kuda miliknya.

Setelah terpasang, Andi tak lupa memandikan kuda miliknya yang berwarna hitam agar bersih dan sehat.

Setelah dirasa siap, Andi segera menggiring kudanya menuju gerobak dokar pengangkut penumpang miliknya.

“Ya kalau bangun pagi ngasih makan kuda dulu. Siang harinya cari rumput di lapangan, abis itu istirahat. Sorenya berangkat,” ungkapnya di lokasi, Selasa (21/6/2022).

Pria yang sudah menjadi kusir sejak lepas Sekolah Dasar ini, mengungkapkan profesi menjadi kusir delman bukanlah hal yang mudah. Apalagi  saat ini penumpangnya mulai berkurang seiring berjalannya waktu.

“Saya narik di Kemayoran doang sama di Taman Segitiga Gorontalo, dari jam 4 sampe jam 10 malam kalo di Kemayoran. Kalau dibilang gak cukup harus dicukup-cukupin. Intinya kita bersyukur,” ungkapnya sambil mengecek kesiapan dokar miliknya.

Andi menuturkan, saat ini atensi pemerintah sangat dibutuhkan untuk membantu tingkat kelayakan hidup baginya dan sepuluh kusir kuda lainnya yang ada di kolong Jalan Tol Wiyoto Wiyono ini.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar