Logat Bicaranya Kerap jadi Bahan Bullyan, Cinta Laura Putuskan Tinggal di Amerika Serikat: Aku Dendam

Rabu, 22 Juni 2022 18:32 WIB

Share
Logat Bicaranya Kerap jadi Bahan Bullyan, Cinta Laura Putuskan Tinggal di Amerika Serikat: Aku Dendam
Cinta Laura.(Foto: Instagram/@cintakiehl)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Artis Cinta Laura berbagai cerita masa kelamnya yang sempat dibully karena gaya bicaranya. Pengalaman pahit itu terjadi ketika dirinya baru terjun ke dunia hiburan. 

Cinta mengaku bahwa saat itu dirinya kerap diejek oleh sejumlah orang karena logatnya saat bicaranya dalam bahasa Indonesia. Hal tersebut tentu sangat menggangu hingga membuatnya menyalahkan dirinya. 

“Waktu aku masih kecil itu terganggu, karena berpikirnya apa salah aku, kenapa orang-orang benci sama aku. Kan, kalau masih kecil kita, kan, pasti nyalahin diri sendiri,” ungkap Cinta Laura dalam acara To night Show seperti dilihat poskota.co.id pada Rabu (22/6/2202)

Menurut Cinta, saat itu orang-orang belum menyadari bahwa apa yang mereka anggap candaan sebenarnya bisa menyakiti perasaan oranga lain. 

“Kita belum punya knowledge yang cukup untuk sadar bahwa mungkin orang kira itu memang lucu, mungkin mikirnya enjoyable untuk dilihat atau didengar, enggak sampai situ pikirannya, kan, sekarang, setelah sudah dewasa, aku juga sadar bahwa industri kita 10-15 tahun yang lalu belum se-aware sekarang tentang bullying, tentang body shaming,” paparnya.

Meski dianggap hanya sebagai lelucon, perempuan berusia 28 tahun itu tetap merasa bahwa tindakan dilakukan mereka dulu yang mencemooh dirinya lantaran logat bicaranya adalah hal yang tidak wajar. Pasalnya, hal tersebut dilakukan kepada anak remaja yang masih di bawah usia 18 tahun. 

“Lagi-lagi, aku enggak mau menyalahkan siapa-siapa karena aku enggak mau jadi mental korban. Tentunya sangat tidak wajar dan jahat orang-orang menghakimi dan menjatuhkan seorang remaja, anak kecil di bawah umur,” tutur Cinta.

Pemilik nama lengkap Cinta Laura Kiehl membeberkan bahwa dulu dirinya sempat menyimpan dendam atas perilaku orang-orang yang membully gaya bicaranya. Hal itulah yang membuat dirinya memutuskan untuk pergi ke Amerika serikat. 

“Kalau dulu aku sempat dendam. Aku delapan tahun di Amerika bukan hanya sekolah, tapi aku rasa itu juga sebuah cara aku melarikan diri dari perasaan-perasaan negatif yang aku rasakan selama bertahun-tahun di sini,” pungasnya. 

Kendati demikian, pelantun lagu ' Guardin Angel' itu mengatakan bahwa dirinya telah memaafkan orang-orang yang pernah membullynya. Selain itu, cinta juga menjadikan hal tersebut sebagai pelajaran berharga bagi dirinya terkait perilakunya terhadap orang lain. 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar