Tak Terima Ditetapkan Tersangka Catut Dokumen Milik Orang Lain, Seorang Pengusaha Pra Peradilankan Polres Metro Tangerang

Rabu, 22 Juni 2022 17:42 WIB

Share
Tak Terima Ditetapkan Tersangka Catut Dokumen Milik Orang Lain, Seorang Pengusaha Pra Peradilankan Polres Metro Tangerang
Situasi sidang Pra Peradilan pengusaha catut dokumen orang lain di Pengadilan Negeri Tangerang.(Foto: M.Iqbal)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Diduga terdapat kejanggalan atau cacat hukum soal penangkapannya, seorang pengusaha Jimmy Lie melalui tim kuasa hukumnya melakukan Pra Peradilan ke Pengadilan Negeri Tangerang. 

Pra Peradilan ini digelar di ruang sidang 7 pada Rabu (22/6/2022). 

Untuk diketahui Pra Pradilan yang diajukan ini merupakan buntut dari ditetapkannya Jimmy Lie sebagai tersangka atas dugaan dengan perkara pengguna dokumen autentik milik orang lain. 

Dalam perkara itu, polisi telah melakukan penahanan terhadap Jimmy. Dalam persidangan ini, Tim Bidang Hukum dan Penyidik didampingi Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang turut hadir. 

Sidang dengan agenda pembacaan surat permohonan tersebut digelar oleh Rustiyono sebagai majelis hakim. 

"Kita sepakati hari ini sidang digelar dengan agenda pembacaan surat permohonan dan besok jawaban," sebut dia. 

Dalam sidang ini, tim kuasa hukum membacakan surat permohonannya. Dalam permohonannya tim kuasa hukum Jimmy Lie menganggap penetapkan tersangka, penangkapan dan penahanan yang menjerat kliennya tidak sah atau cacat hukum. 

"Kita merasa termohon dalam hal ini penyidik tidak sesuai dalam penetapan tersangka," ungkap Robert Manulang. 

Dia mengungkapkan, sudah jelas dalam peraturan Kapolri nomor 6 tahun 2019 pasal 24 bahwa dalam hal penetapan tersangka minimal dua alat bukti disertai dengan barang bukti. 

"Barang bukti yang dimaksud di sana adalah pasal 39 KUHAP yaitu alat kejahatan dan hasil kejahatan," ujarnya.

Halaman
1 2
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar