Tanpa Sosialisasi, Warga Keluhkan Perubahan Nama Jalan Jadi Entong Gendut, Ketua RT: Kami Minta Pengurusan Dokumen Tak Keluarkan Duit

Rabu, 22 Juni 2022 14:01 WIB

Share
Tanpa Sosialisasi, Warga Keluhkan Perubahan Nama Jalan Jadi Entong Gendut, Ketua RT: Kami Minta Pengurusan Dokumen Tak Keluarkan Duit
Perubahan nama Jalan Budaya yang menjadi Entong Gendut dikeluhkan warga karena tanpa adanya sosialisasi. (Foto: Poskota/Ardhi)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Warga RT 04/05 Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur mengeluh soal pergantian nama Jalan Budaya menjadi Jalan Entong Gendut. 

Pasalnya, perubahan nama jalan itu tanpa adanya sosialisasi ke warga setempat. 


"Tidak ada pemberitahuan itu (pergantian nama jalan) musyawarah, ya rembuk warga gitu, minimal ke RT atau RW jadinya yang salah itu yang mengusul," ujar Ketua RT 04/05 Kelurahan Cililitan, Kamal kepada wartawan, Rabu (22/6/2022).

Sebab, kata Kamal, warganya mengaku kaget dengan adanya pergantian nama Jalan Budaya menjadi nama pejuang Betawi, Entong Gendut.


"Karenanya proses (pergantian nama jalan) dari usul ke DKI satu pasti panjang, lurah dulu, camat dulu, wali kota, sesuai prosedur gitu, nggak mungkin sehari dua hari urus itu, ini tiba-tiba langsung saja disahkan, sampai saat ini sepatah, dua patah kata ke warga tidak ada, tahu-tahu terpasang saja nama jalan," jelas Kamal. 

Kamal mengatakan, pergantian nama jalan tersebut berdampak pada warga yang tinggal di Jalan Budaya, nama jalan sebelumnya. 


Dampak itu berupa perubahan nama jalan yang diikuti dengan perubahan nama alamat yang tertera di dokumen pribadi warga seperti KTP, KK, SIM, STNK, BKPB dan lainnya. 

"KTP berubah, SIM berubah, KK berubah, KTP berubah, STNK berubah, BPKB berubah dan butuh waktu dan biaya tentunya untuk mengurus hal itu," jelas Kamal. 

Kamal pun menyebut sekitar 30 KK di wilayahnya terdampak pergantian nama jalan tersebut. 

"Di sini ada sekitar 30 KK untuk RT 04/05 yang harus mengganti dokumen tersebut," ungkapnya. 

Halaman
Reporter: Muhidin
Editor: Muhidin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar