Wujudkan Perdamaian Dunia, Politisi PKS ini Dukung Jokowi Temui Rusia dan Ukraina

Rabu, 22 Juni 2022 16:23 WIB

Share
Wujudkan Perdamaian Dunia, Politisi PKS ini Dukung Jokowi Temui Rusia dan Ukraina
Presiden Joko Widodo. (Foto: Biro Pers)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Menteri Luar Negeri Repulik Indonesia Retno Marsudi memastikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), akan menemui Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Kyiv dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow.

"Kami sangat mengapresiasi langkah Presiden Jokowi yang berencana akan menemui presiden Rusia dan Ukraina untuk misi perdamaian dan kemanusiaan," kata anggota Komisi I DPR, Sukamta, Rabu (22/6/2022).


Ia mengatakan, keberangkatan presiden ini harus didukung bersama dan semoga Indonesia akan kembali memainkan peran signifikan dalam ikut serta menjaga perdamaian dunia.

"Karena perang ini membawa dampak negatif bagi kita semua," katanya.

Puluhan ribu warga sipil tewas akibat perang ini. Jutaan warga Ukraina juga menjadi pengungsi. 


Dampak perang dirasakan oleh kita semua, juga khususnya oleh negara berkembang dan berpenghasilan rendah. Harga barang-barang semakin mahal. 

Di beberapa negara inflasi meningkat tajam. Negara-negara Afrika sangat terpengaruh oleh krisis akibat perang ini. Harga gandum, minyak goreng, bahan bakar, dan pupuk, semakin melonjak. 

"Konflik ini juga berdampak pada meningkatnya ancaman krisis pangan dan energi global. Karenanya Indonesia juga penting untuk membawa misi tentang pangan dan energi,” ujar Wakil Ketua Fraksi PKS ini. 


Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan dan Pengembangan Luar Negeri ini menjelaskan, bahwa sejak awal pihaknya mendorong agar Indonesia bisa memainkan peran konkret dalam menghentikan peperangan dan mewujudkan perdamaian antar negara yang bertikai. 

"Saat rapat resmi dengan Menteri Luar Negeri RI Ibu Retno Marsudi, maupun lewat media, saya berkali-kali mendorong agar Presiden Jokowi turun langsung berkontribusi menjadi juru damai atas konflik ini dengan perannya sebagai Presidensi G20 yang harus dioptimalkan," katanya. 

Halaman
Reporter: Muhidin
Editor: Muhidin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar