Anak Buya Azzary Tewas Tertembak Pistol Pengawal Ayahnya, Lembaga Kajiannya Dihiasi Karangan Bunga Duka Cita dari Gubernur Kalsel

Kamis, 23 Juni 2022 17:45 WIB

Share
Anak Buya Azzary Tewas Tertembak Pistol Pengawal Ayahnya, Lembaga Kajiannya Dihiasi Karangan Bunga Duka Cita dari Gubernur Kalsel
Lembaga kajian Ribath Nouraniyah yang bermarkas di Ruko Ciputat Indah Permai, Pisangan, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). (Foto: Rizki Amana)

TANGERANG SELATAN, POSKOTA - Kabar duka datang dari seorang ulama kondang asal Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim) yakni KH Arrazy Hasyim. 

Sebab, sang anak kedua dari pria yang akrab disapa Buya Arrazy ini dikabarkan tewas usai tertembak senjata api pengawalnya. 

Diketahui Buya Arrazy merupakan pendiri dari lembaga kajian turats, ilmu aqiqah, tasawuf dan amalan zikir bernama Ribath Nouraniyah yang bermarkas di Ruko Ciputat Indah Permai, Pisangan, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). 

Dari pantauan Poskota.co.id di lokasi, ruko perkantoran yang dijadikan lokasi lembaga kajian itu terlihat lengang dari hiruk pikuk aktivitas pesertanya. 

Hanya saja terdapat satu karangan bunga duka cita tepat di depan pintu masuk ruko yang dikirimkan atas nama Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor. 

Sementara seorang peserta lembaga kajian Ribath Nouraniyah, Sani mengatakan, jika sang pendiri belum lagi menggelar kegiatannya di lokasi tersebut. 

"Belum mengajar kan kabar duka baru kemarin-kemarin beliau di Jatim. Anaknya di Jatim semua memang," katanya saat ditemui di lokasi, Ciputat Timur, Kota Tangsel, Kamis (23/6/2022).

Sani mengaku sejak peristiwa duka itu dirinya belum lagi melihat sosok dari pria yang dipanggil olehnya sebagai A Buya. 

Menurutnya terakhir kali dirinya bertemu dengan sang guru pada beberapa pekan yang lalu. 

"Satu dua mingguan lebih ada seingat saya terakhir saya ketemu beliau ya. Nemuin tamu dari Palembang ke sini," ungkapnya. 

Halaman
1 2
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar