Ditinggal Ibunya Sholat di Stasiun Manggarai, Bocah 4 Tahun Diculik Teman Kenalan di Medsos

Jumat, 24 Juni 2022 19:06 WIB

Share
Ditinggal Ibunya Sholat di Stasiun Manggarai, Bocah 4 Tahun Diculik Teman Kenalan di Medsos
Kapolsek Tebet Kompol Chitya beserta jajarannya melakukan konferensi pers di Polsek Tebet.(Foto:Zendy Pradana)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Seorang bocah berusia empat tahun jadi korban penculikan di kawasan Stasiun Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Adapun penculikan itu terjadi pada Kamis (23/6/2022).

Namun, setelah diketahui bocah tersebut diculik oleh seseorang yang merupakan rekan bisnis dari orangtua korban. Bocah tersebut ditemukan di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.

Pelaku penculikan bocah itu berinisial GN (30), merupakan salah satu rekan bisnis dari orangtua korban berinisial E (32). GN merupakan rekan bisnis E yang baru saja dikenalnya kurun waktu satu tahun dari jejaring media sosial.

"Ada seorang ibu-ibu merasa kehilangan anak umur 4 tahun yang diduga pelaku adalah orang yang tidak dikenal teman dari ibu, baru setahun kenal lewat medsos," kata Kapolsek Tebet, Kompol Chitya saat ditemui di Polsek, Jumat (24/6/2022).

Selanjutnya, kata Chitya, kejadian ini bermula saat E dan GN tengah berjanjian untuk melakukan bisnis ponsel genggam. Dari situ, E bersama sang buah hati kemudian berangkat menemui GN dan kemudian berangkatlah mereka dari Stasiun Bogor menuju Stasiun Jakarta Kota.

Kemudian, E saat itu turun bersama anaknya dan juga GN di Stasiun Manggarai guna melakukan sholat dzuhur.

"Namun dengan arahan pelaku, mereka turun di Stasiun Manggarai dengan tujuan salat dzuhur dulu. Dengan alasan itu si ibu disuruh shalat tapi anaknya dipegang pelaku," jelas Chitya.

Selain menitipkan sang anak kepada pelaku, E juga menitipkan tas yang berisi ponsel genggam dan uang tunai sebesar Rp 500 ribu.

Selesai sholat, E mendapati sang buah hatinya dan pelaku sudah tidak ada. Bahkan, E juga sempat berkeliling di kawasan Stasiun Manggarai.

"Dan menghubungi sekuriti dari Stasiun kereta api Manggarai, dari pihak stasiun dan jajarannya membantu mencari anak tersebut," sambung Chitya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar