Berduaan di Kamar Hotel, 6 Pasangan Bukan Suami Istri mau Wikwik Terjaring Operasi Pekat, Ngaku mau Menikah

Sabtu, 25 Juni 2022 08:43 WIB

Share
Berduaan di Kamar Hotel, 6 Pasangan Bukan Suami Istri mau Wikwik Terjaring Operasi Pekat, Ngaku mau Menikah
Petugas gabungan melakukan operasi pekat di salah satu kamar sebuah hotel kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (25/6/2022) (Foto: Ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Petugas gabungan dari TNI-Polri dan Satpol PP Jakarta Timur melakukan operasi penyakit masyarakat (Pekat) di tempat penginapan yang diduga menjadi lokasi berbuat mesum pada Jumat (24/6/2022) malam. 

Pengendali Satpol PP Kota Jakarta Timur, Sularna menyampaikan, operasi pekat tersebut menyasar ke dua hotel.


Operasi pertama dilakukan di sebuah Hotel RedDoorz kawasan Kelurahan Duren Sawit. di lokasi ini, petugas mengamankan empat pasangan tanpa surat nikah diduga melakukan tindak asusila di dalam kamar. 

Selanjutnya, operasi pekat dilakukan ke Hotel Deldhia, Jalan Radin Inten, Duren Sawit. Di lokasi ini, petugas mengamankan dua pasangan sejoli diduga mesum. 


Mereka yang terjaring razia diamankan ke mobil kendaraan dinas operasional (KDO) milik Suku Dinas Sosial Jakarta Timur. 

"Kita dapatkan enam pasang dengan KTP yang berbeda. Dua pasang di antaranya belum menikah tapi sudah menginap bersama," kata Sularna kepada wartawan, belum lama ini. 

Sularna menjelaskan, para pasangan diduga mesum itu telah berusia dewasa. 


"Jadi kalau umur mereka rata-rata sudah dewasa, alasan segera mau menikah dan menunggu menikah mereka menginap di sini," ucapnya. 

Guna proses lebih lanjut, pasangan diduga mesum itu dibawa ke kantor Satpol PP Jakarta Timur. 

"Untuk proses selanjutnya kita bawa ke kantor, kita panggil kedua orang tuanya untuk kita berikan pertanggungjawabannya nanti. Kita lakukan pembinaan dengan catatan kedua orangtuanya hadir," jelasnya. (Ardhi) 

Reporter: Muhidin
Editor: Muhidin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar