Kasus WN Cina Perkosa Wanita di Jakbar, Saat ini Sudah Masuk ke Tahap Penyidikan

Sabtu, 25 Juni 2022 17:29 WIB

Share
Kasus WN Cina Perkosa Wanita di Jakbar, Saat ini Sudah Masuk ke Tahap Penyidikan
Ilustasi pemerkosaan (IST)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Polda Metro Jaya menaikkan status kasus pemerkosaan yang diduga dilakukan oleh Warga Negara (WN) Cina berinisial K. Terkini, kasus tersebut saat ini masuk ke tahap penyidikan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, naiknya kasus tersebut setelah dilakukan gelar perkara oleh kepolisian. Penyidik telah menemukan adanya unsur pidana dalam kasus tersebut.


"Hasilnya gelar perkaranya bisa saya sampaikan bahwa disimpulkan kasus ini dinaikkan kasusnya dan diproses penyidikan," ujar Zulpan kepada wartawan, Sabtu (25/6/2022).

Kendati begitu, kata Zulpan, saat ini belum ada penetapan tersangka dalam kasus tersebut. Namun dia memastikan apabila kasus telah naik ke penyidikan penetapan tersangka pasti segera dilakukan.

"Naik sidik dulu, kalau naik sidik pasti ada tersangka," kata Zulpan.


Diketahui, kasus pemerkosaan terjadi pada Juni 2020 lalu tepatnya berada di salah satu apartemen di Jakarta Barat.

Adapun peristiwa bermula saat korban dan K berkenalan di media sosial. Setelah 4 bulan berkomunikasi, K mengajaknya untuk bertemu di wilayah Jakarta Barat.

Saat itu terduga pelaku hendak mengajaknya makan siang bersama di salah satu restoran. Namun, dia malah dibawa ke salah satu apartemen.

Kemudian, terduga pelaku langsung memaksa korban melakukan persetubuhan dengan kekerasan. Akibatnya, korban mendapati sejumlah luka di tubuh serta organ vitalnya hingga memerlukan tindakan medis.


Beberapa waktu setelah kejadian itu, korban hendak melaporkannya ke Polres Metro Jakarta Barat namun mendapat ancaman dari kuasa hukum terduga pelaku. Korban akhirnya mengurungkan niatnya untuk melaporkan kejadian itu.

Halaman
Reporter: Muhidin
Editor: Muhidin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar