Polisi Sebut Tidak Menutup Kemungkinan Akan ada Tersangka Baru di Kasus Holywings

Sabtu, 25 Juni 2022 13:44 WIB

Share
Polisi Sebut Tidak Menutup Kemungkinan Akan ada Tersangka Baru di Kasus Holywings
Holywings. Foto: Instagram/holywingsindonesia)

JAKARTA.POSKOTA.CO.ID - Polisi telah menetapkan enam tersangka terhadap pegawai Bar Holywings terkait kasus unggahan poster yang mengandung penistaan agama hingga SARA beberapa waktu lalu.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto mengatakan, tidak menutup kemungkinan bakal menetapkan tersangka baru dalam kasus tersebut. 

"Iya nanti akan kita kembangkan lagi," kata Budhi kepada wartawan, Sabtu (25/6/2022).


Selanjutnya, Adapun tersangka berinisial EJD (27) selaku Direktur Kreatif Holywings berperan sebagai mengawasi 4 divisi yaitu, divisi kampanye, divisi production house, divisi grapic designer, dan divisi medsos.

"Kedua, NDP perempuan (36) selaku head tim promotion, yang bertugas desain program dan meneruskan ke tim kreatif," kata Kombes Pol Budhi di Jakarta, Jumat (24/6/2022) malam.

Selanjutnya, tersangka DAD (27) sebagai desain grafis yang membuat foto virtual. Kemudian yang keempat EA (22) selaku admin tim promo yang bertugas meng-upload ke medsos.


"Tersangka kelima dan keenam yakni berinisial AAB 25 tahun dan AAM 25 tahun. Keduanya memiliki peran sebagai meng-upload postingan sosial media dan memberikan request atau permintaan ke tim kreatif dan memastikan sponsor untuk event," ucapnya.

Atas perbuatannya itu, keenam tersangka dijerat Pasal 14 Ayat 1 dan Ayat 2 UU RI Nomor 1 tahun 1946 dan juga Pasal 156 atau Pasal 156 A KUHP. Kemudian pasal 28 Ayat 2 UU RI Nomor 19  tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE.

"Dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara," pungkas Budhi.

Sebelumnya, usaha restoran, kelab malam, dan bar ini membuat promosi minuman alkohol gratis bagi pengunjung yang memiliki nama Muhammad dan Maria.

Halaman
Reporter: Muhidin
Editor: Muhidin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar