Pemkot Bekasi Asal Angkut Batu Purbakala Tim Cagar Budaya: Itu Keliru, Ada Tahapannya, Gak Asal Bawa

Minggu, 26 Juni 2022 15:27 WIB

Share
Pemkot Bekasi Asal Angkut Batu Purbakala Tim Cagar Budaya: Itu Keliru, Ada Tahapannya, Gak Asal Bawa
Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat meninjau penemuan batu purbakala di Bekasi Utara beberapa waktu lalu. (Ist).

BEKASI, POSKOTA.CO.ID - Benda menyerupai batu purbakala gegerkan warga di wilayah Teluk Pucung, Bekasi Utara. Jumat (26/6/2022) lalu.

Menurut Tim ahli cagar budaya Kota Bekasi dan sejarawan Bekasi, Ali Anwar, pemerintah kota Bekasi, tak begitu saja langsung mengangkut batu purbakala, yang diduga sebagai alat pengeras tebu tempo dulu.

Ia menyebutkan, terdapat tahapan bagi siapa pun untuk melakukan pemindahan benda yang memiliki nilai sejarah.

"Jadi kalau itu sudah dipindahkan sudah kesalahan, tapi kalau belum dipindahkan, saya mengajukan saran kepada Plt, untuk dibiarkan dulu (batu purbakala) di lokasi, terus undang kami untuk rapat," ujar Ali Anwar saat dikonfirmasi, Minggu (26/6/2022).

Lebih lanjut ia menjelaskan, jajaran Pemerintah Kota Bekasi, masih minim koordinasi terdapat tim ahli Cagar budaya Kota Bekasi terkait penemuan batu purbakala.

Meskipun dikatakannya, dirinya sempat mendapatkan Informasi dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi terkait hal ini.

"Disparbud hanya mengabarkan, bahwa Pak Tri akan ke lapangan untuk meninjau laporan temuan batu. Kan gak serta merta, pak Tri ke sana saya juga ke situ, kan gak begitu. Jadi tahapannya bukan langsung ke lokasi, atau bisa ke lokasi tapi jangan ngapa ngapain dulu," tegasnya.

Lebih lanjut, bukan hanya satu batu purbakala yang muncul ke permukaan, namun diduga terdapat beberapa batu lainnnya.

Kendati demikian, Ia pun menyebut, bila tim cagar budaya Bekasi telah melakukan tinjauan ke lokasi secara inisiatif di tempat penemuan batu purbakala.

"Kemarin, anggota kita ke lokasi. Dan menemukan itu satu lagi di Teluk Pucung. Kemarin inisiatif KCB, jadi bukan kami berkoordinasi dengan Pemerintah, sampai sekarang pemerintah sendiri belum mengundang kami untuk melakukan pembahasan awal. Saya menunggu pak Tri," pungkasnya. 
(IhsanFahmi)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar