Mangkir dari Panggilan Kedua Pemeriksaan, Aktor Laga Iko Uwais Diancam Bakal Dijemput Paksa Polisi

Senin, 27 Juni 2022 17:05 WIB

Share
Mangkir dari Panggilan Kedua Pemeriksaan, Aktor Laga Iko Uwais Diancam Bakal Dijemput Paksa Polisi
Aktor laga film The Raid Iko Uwais. (Foto: Instagram)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kasus dugaan penganiayaan dan pencemaran nama baik yang melibatkan aktor laga Tanah air, Iko Uwais dengan seorang design interior bernama Rudi masih berlanjut. Pasalnya, antara Iko dan Rudi, keduanya melakukan aksi saling lapor kepada pihak Kepolisian.

Adapun Iko, sebelumnya telah diberikan surat pemanggilan pemeriksaan oleh pihak Polres Metro Bekasi Kota, yang sebelumnya pula telah menerima laporan dugaan kasus penganiayaan oleh pihak yang berseteru dengan Iko, yakni Rudi.

Terkait hal ini, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan mengatakan, aktor film The Raid itu mangkir dari pemanggilan lantaran berbentur dengan jadwal kegiatannya.

"Jadi, memang sedianya hari Sabtu kemarin saudara Uwais Qorny (Iko Uwais) mendapatkan panggilan dari penyidik Polres Metro Bekasi Kota. Namun, melalui Kuasa hukumnya, yang bersangkutan memberikan surat kepada penyidik untuk meminta penundaan pemeriksaan sampai hari Kamis," ujar Zulpan kepada wartawan, Senin (27/6/2022).

Dalam hal ini pula, sambung Zulpan, penyidik akan menunggu sikap suami dari Audy Item tersebut. Dan apabila Iko tetap mangkir dari pemeriksaan, maka Zulpan menegaskan, bahwa pihaknya tak akan segan-segan untuk melakukan penjemputan paksa terhadap  Iko Uwais.

"Penyidik akan menunggu bagaimana nanti hari Kamis. Tapi, kami harapkan pihak Iko Uwais bisa kooperatif untuk memenuhi panggilan penyidik," kata Zulpan.

"Kemudian, nanti akan kita lihat juga penanganan di Polres Metro Bekasi Kota. Karena laporan yang diberikan di Polda Metro Jaya ini adanya unsur pencemaran nama baik. Dan apabila yang di Polres Bekasi itu terbukti adanya tindak pidana yang dilakukan oleh Iko maka laporan di sini bisa dikatakan gugur," sambungnya.

"Dan kami imbau, apabila pihak Iko Uwais tetap tidak memenuhi panggilan kedua dari penyidik, maka polisi bisa melakukan upaya penjemputan paksa," tukas Zulpan.

Sebelumnya untuk diketahui, polemik yang terjadi antara aktor film Triple Threat, Iko Uwais dengan seorang design interior bernama Rudi bermula dari terjadinya miss communication di antara kedua belah pihak terkait dengan pembayaran jasa desain interior.

"Sebagaimana yang disampaikan pelapor, antara pelapor dengan terlapor ini sepakat untuk menggunakan jasa terkait desain interior dengan nilai sebesar Rp 300 juta, yang kemudian disepakati oleh kedua belah pihak dengan pembayaran yang dilakukan secara bertahap yaitu 20 persen, 30 persen, dan 50 persen," tutur Zulpan.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar