Imbas Kasus Penistaan Agama, Holywings Ditutup, Tiga Ribu Karyawan jadi Pengangguran

Selasa, 28 Juni 2022 18:15 WIB

Share
Imbas Kasus Penistaan Agama, Holywings Ditutup, Tiga Ribu Karyawan jadi Pengangguran
Enam tersangka pegawai Holywings terancam 10 tahun penjara terkait kasus dugaan penistaan agama dan berita hoaks. (Foto: Poskota/Zendy)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi mencabut izin usaha 12 kafe Holywings di Jakarta. Namun, dampak dari penutupan kafe Holywings tersebut berimbas terhadap 3.000 orang karyawan yang terpaksa diberhentikan dan menambah angka pengangguran di Jakarta.

Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono menyebutkan, hal tersebut terjadi akibat lalainya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

"Dampak ke orang kecil karyawan, kalau pengawasan sejak dini dampak tidak akan timbul. Akibat kelalaian Pemprov DKI mengakibatkan dampak luar biasa terhadap karyawan," kata Gembong saat dihubungi, Selasa (28/6/2022).

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta ini juga meminta Pemprov DKI jangan menyepelekan kasus ini. Sebab, dampaknya tidak hanya ke karyawannya saja melainkan juga ke keluarga karyawan itu sendiri.

"Jangan anggap sepele, dilakukan penutupan akibat penutupan itu berdampak ke karyawan, ke keluarga, maka menimbulkan kerawannan yang gak kita harapkan bersama itu harusnya dievaluasi Pemprov," ucap Gembong.

Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta mengerahkan sebanyak 240 personil untuk melakuan tindakan penutupan 12 kafe Holywings di Jakarta.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kastpol) DKI Jakarta, Arifin mengatakan, penutupan yang dilakukan ini mengacu pada surat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) DKI Jakarta.

"Kami bertindak mengacu pada adanya surat dinas PTSP yang telah menyampaikan pencabutan izin terhadap 12 outlet holywings yang ada di DKI," ujar Arifin di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (28/6/2022) pagi.

Sebagai Informasi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta, Benny Agus Chandra menegaskan, bahwa ada 12 outlet Holywings Group yang dicabut izin usahanya.

"Sesuai arahan Gubernur untuk bertindak tegas, sesuai ketentuan dan menjerakan, serta mendasarkan pada rekomendasi dan temuan dua OPD Pemprov DKI Jakarta, maka kami selaku Dinas PM-PTSP mencabut izin usaha 12 outlet Holywings di Jakarta sesuai ketentuan yang berlaku," tegas Benny dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/6/2022) kemarin.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar