Unras Tuntut Dibukanya Draft RKUHP, Mahasiswa Tantang Puan Maharani Orasi di Atas Mobil Komando

Selasa, 28 Juni 2022 17:03 WIB

Share
Unras Tuntut Dibukanya Draft RKUHP, Mahasiswa Tantang Puan Maharani Orasi di Atas Mobil Komando
Ratusan Mahasiswa melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI menuntut dibukanya draft Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP).(Foto:Pandi)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pekan ini, mahasiswa dari seluruh daerah di Indonesia mengancam akan melakukan aksi unjuk rasa menuntut dibukanya draft RKUHP dan juga membahas pasal-pasal bermasalah.

"Dalam satu pekan ini tidak hanya di Jakarta, tapi di setiap daerah akan ada demonstasi. Mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara dan Bali, Sulawesi, Kalimantan, hingga Papua sudah berkonsolidasi untuk melakukan demonstrasi di pekan ini," kata ketua BEM UI, Bayu Satria Utomo di depan Gedung DPR RI, Selasa (28/6/2022).

Bayu menjelaskan, aksi demonstrasi hari ini dilakukan teman-teman mahasiswa dari berbagai universitas. Dalam aksi itu, dia berharap Puan Maharani menemui mahasiswa.

"Untuk hari ini, kita lihat aksi hari ini eskalasinya seperti apa, dan kita lihat apakah ibu Puan Maharani berani menemui massa aksi," jelas Bayu.

Bayu berharap, Puan Maharani dapat menemui massa aksi dan menyampaikan di atas mobil komando terkait tuntutan yang dibawa oleh mahasiswa.

Diketahui, mahasiswa menuntut agar pemerintah khususnya DPR RI dapat membuka draf RKUHP terbaru. Juga membahas terkait pasal-pasal yang bermasalah di RKUHP.

Jika Puan Maharani tidak dapat menemui mahasiswa hari ini, lanjut Bayu, mahasiswa akan stand by di depan Gedung DPR sampai bertemu dengan Puan.

"Harapan kami, ibu Puan mendatangi mahasiswa dan menyampaikan diatas mobil komando bahwa yang pertama bahwa akan membuka draf RKUHP dan yang kedua pasal pasal bermasalah di RKUHP. Kita akan terus aksi di sini sampai ibu Puan Maharani keluar," tegasnya.

Sebelumnya, Ratusan mahasiswa dari berbagai Universitas menggelar aksi unjuk rasa di depam Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (28/6/2022).

Dalam aksi unjuk rasa tersebut, ada dua tuntutan yang dibawa teman-teman mahasiswa.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar