Viral Bocah Dikabarkan Diculik, Ternyata Ditemukan sedang Asyik Main Playstations

Selasa, 28 Juni 2022 13:40 WIB

Share
Viral Bocah Dikabarkan Diculik, Ternyata Ditemukan sedang Asyik Main Playstations
Apit sedang bermain playstations, dan Anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Kedauang, Aipda Purwanto bersama kakek Apit, Tukino (baju koko putih). (Foto: kolase Poskota/Angga)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Ramai di media sosial informasi atas hilangnya seorang anak laki-laki diduga diculik usai salat di Masjid Amirulloh, Gang Nangka RT 2/3, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Senin (27/6/2022), telah ditemukan di daerah Pamulang Tangerang Selatan.

M Rafif Wafi, akrab disapa Apit (9) pelajar kelas 4 SD, semula dilaporkan hilang diduga telah diculik usai Salat Zuhur di Masjid Amirulloh depan rumah korban. Apit ditemukan warga dibantu Aipda Purwanto sedang bermain playstations bersama teman-teman sebayanya di Jalan Pinang, Pamulang, Tangerang Selatan.


"Alhamdullilah berselang sekitar tiga jam dari dilaporkan hilang sekitar pukul 12.00 WIB saat sedang masuk waktu Salat Zuhur, Apit berhasil ditemukan berselang tiga jam setelahnya saat ada warga melihat keberadaanya daerah Pamulang ," ujar anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Kedaung, Aipda Purwanto didampingi Kakek korban Tukino (51) kepada Poskota di lokasi kejadian, Senin.

Pada saat ditemukan, Apit sedang asyik main playstastion bersama teman-teman sebayanya.

"Setelah dikroscek ternyata korban bukan diculik yang beredar viral disebutkan melalui grup WhatsApp warga. Ternyata kejadian sebenarnya adalah korban ini setelah salat diam-diam diajak bersama kedua temannya untuk jalan ke Jalan Pinang Pamulang. Di sana mereka bertiga main game di rental playstasion," ungkapnya.

Terpisah Tukino, kakek korban mengklarifikasi bahwa apa yang disebutkan kalau cucunya tersebut tidak diculik.


"Tidak ada yang diculik seperti pesan berantai grup WhatsApp yang viral ke mana-mana. Cucunya hanya main tidak memberi kabar ke orang tua sehingga kaget dan menganggap bahwa anaknya diculik," tutur Tukino.

Mantan tukang loper koran asal Cilacap Jawa Tengah ini menyebutkan, bahwa cucunya, Apit anak kedua dari tiga bersaudara pasangan ibu dokter Pipit Rahayu, dan Hari tidak pernah bermain jauh. 

"Orang tuanya panik setelah Salat Zuhur di masjid depan rumahnya tidak pulang. Tapi alhamdulillah anaknya dapat ditemukan dan bukan diculik tapi sedang main bersama teman sebaya," tutupnya.


Terpisah Kapolsek Bojongsari, Kompol Yogi menambahkan, tidak ada laporan penculikan terhadap anak.

Halaman
Reporter: Muhidin
Editor: Muhidin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar