Dispora Diminta Bantu KONI DKI Maksimal Hadapi PON XXI Aceh-Sumut 2024

Rabu, 29 Juni 2022 19:21 WIB

Share
Dispora Diminta Bantu KONI DKI Maksimal Hadapi PON XXI Aceh-Sumut 2024
Ketua Dewan Pembina KONI DKI Prasetio Edi Marsudi saat audensi dengan jajaran pengurus KONI DKI periode 2022-2026.(bu)  

JAKARTA,POSKOTA.CO.ID - Ketua Dewan Pembina KONI DKI Prasetio Edi Marsudi meminta Dinas Pemuda danOlahraga (Dispora) DKI Jakarta membantu secara maksimal anggaran pembinaan atlet kepada KONI DKI

“Saya ini juga atlet yakni atlet balap mobil. Gimana rasanya kalau tidak ada perhatian dari pemerintah provinsi dalam hal ini Dispora. Saya minta kepada Pak Firdaus selaku Kadispora DKI untuk membantu secara maksimal KONI DKI yang susah payah membina atlet,” ujar Prasetio saat audensi dengan jajaran pengurus KONI DKI periode 2022-2026, Dispora DKI dan Komisi E DPRD DKI yang dipimpin oleh Ketua Komisi E, Ara di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (29/6/2022) 

Dikatakan pria yang disapa Pras, anggaran yang digunakan KONI DKI Jakarta dari APBD DKI Jakarta harus digunakan secara transparan dan terukur. Anggaran itu harus untuk kemajuan atlet.
"Saya ini udah umur 60 tahun dan saya masih aktif selaku atlet balap mobil. Jadi, saya tahu persis bagaimana seorang atlet dalam meraih prestasi maksimal di cabang olahraga masing-masing," ujarnya.

Dalam audiensi KONI DKI Jakarta dengan Pras itu dihadiri Ketua KONI DKI Jakarta DR Hidayat Humaid dan jajarannya, Kadispora DKI Jakarta Firdaus juga bersama jajarannya.

Menjawab saran Pras itu, Firdaus mengatakan, pihaknya siap membantu KONI DKI Jakarta dari segala kepentingan, khususnya dana hibah untuk KONI DKI Jakarta. Terutama menghadapi PON XXI Aceh-Sumut lewat Pelatda yang akan digelar Juli.

"Kami siap membantu dana yang dibutuhkan KONI DKI Jakarta, khususnya dana hibah. Yang penting sesuai saran Pak Pras, asal transparan dan terukur. Artinya, tidak ada lagi anggaran yang tak jelas. Harus bisa dipertanggungjawabkan ke BPK RI," ujar Firdaus.

Sementara Ketua KONI DKI Jakarta Hidayat Humaid menjelaskan, sebagai perbandingan, di PON Papua lalu, KONI DKI mengirimkan 735 atlet, 150 pelatih, dan 98 asisten pelatih dengan 56 disiplin cabor. 

"Untuk tahun 2022 ini, khususnya dalam menghadapi PON XXI Aceh-Sumut, kami mengikutkan 82 disiplin cabor dengan 1.350 atlet, 250 pelatih dan 200 pelatih. Untuk itu, kami minta dukungan Pak Pras dan Firdaus untuk merealisasikan anggaran untuk itu, dimulai dari Pelatda pada bulan depan," imbuhnya. 

Hidayat memperkirakan anggaran yang diperlukan untuk menggelar Pelatda mencapai Rp300 miliar. “Anggaran yang sekarang disetujui sekitar Rp210 miliar. Karena jumlah cabor yang dipertandingkan di PON Aceh-Sumut 2024 lebih banyak dibanding PON Papua 2021 lalu saya berharap anggarannya bisa ditambah,” harapnya. (bu)

Editor: Guruh
Contributor: -
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar