Sengketa Kepemilikan Lahan, Akses Masuk SD Negeri di Pamulang Timur 01 Ditutup Warga

Rabu, 29 Juni 2022 22:41 WIB

Share
Sengketa Kepemilikan Lahan, Akses Masuk SD Negeri di Pamulang Timur 01 Ditutup Warga
Pekerja sedang membuat tanggul guan menutup akses masuk SDN Pamulang Timur 01, Kota Tangsel.(Foto: Rizki Amana)

TANGERANG SELATAN, POSKOTA - Akses SDN Pamulang Timur 01 di Jalan Dr. Setiabudi No. 54, Pamulang Timur, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ditutup.

Penutupan akses tersebut ditengarai adanya klaim bidang tanah seluas 1.500 meter persegi merupakan milik pihak keluarga ahli waris Satiri. 

Juru bicara keluarga ahli waris, Sarpani megatakan, penutupan akses tersebut berupa langkah pihaknya meminta ganti rugi terhadap Pemerintah Kota Tangsel terkait adanya penggunaan lahan yang diklaim merupakan milik Satiri. 

"Yang dipersoalkan adalah menuntut haknya yang terpakai oleh pemerintah alias SD 01 Pamulang Timur," ungkapnya saat ditemui di lokasi, Pamulang, Kota Tangsel, Rabu (29/6/2022).

Sarpani menuturkan, aksi penutupan akses sekolah itu dilakukan pihaknya dengan membangun tanggul sekitar 50 sentimeter (cm). 

Selain tanggul, pihak keluarga ahli waris turut menaruh tong besi berisi semen tepat di tengah akses masuk SDN tersebut. 

Sementara, Sarpani mengaku hingga saat ini, pihak sekolah tak dapat menunjukkan bukti kepemilikan surat tanah atas berdirinya gedung sekolah itu. 

"Ini gedung sekolah berdiri tahun 1982, tapi pas kita tanya enggak ada surat tanahnya hanya sertifikasi pendirian bangunan," pungkasnya. 
(Rizki Amana) 


 

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar