Usai Pemeriksaan Tambahan Ahli Bahasa, Agama dan Media Sosial, Roy Suryo Tinggal Tunggu Panggilan Polisi

Rabu, 29 Juni 2022 22:52 WIB

Share
Usai Pemeriksaan Tambahan Ahli Bahasa, Agama dan Media Sosial, Roy Suryo Tinggal Tunggu Panggilan Polisi
Kelompok Dharmapala Nusantara melaporkan Roy Suryo ke Polda Metro Jaya lantaran diduga telah melecehkan simbol agama Buddha dalam unggahan meme stupa Candi Borobudur mirip wajah Presiden Joko Widodo.(Foto: Andi Adam)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Penyidik Polda Metro Jaya bakal menggelar pemeriksaan tambahan terhadap para ahli guna melengkapi berkas perkara pemeriksaan dalam kasus penistaan agama yang menyeret nama bekas Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo.

"Sebelum Roy Suryo diperiksa, penyidik akan melakukan pemeriksaan tambahan kepada para ahli bahasa, agama, dan media sosial guna melengkapi berkas pemeriksaan yang telah dilakukan oleh penyidik sebelumnya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (29/6/2022).

Zulpan melanjutkan, setelah didapat keterangan yang lebih lengkap dari para ahli itu, barulah penyidik akan memanggil Roy Suryo untuk diperiksa dengan jadwal pemanggilan yang nanti akan diagendakan.

"Polisi akan bekerja secara profesional berdasarkan fakta hukum dalam rangka penanganan kasus ini," kata Zulpan.

Perwira menengah Polri itu menjelaskan, pemeriksaan tambahan terhadap para ahli dan pemanggilan terhadap politikus partai Demokrat ini, dilakukan lantaran dalam dugaan kasus penistaan agama ini, dua laporan yang dilayangkan terhadap Roy Suryo disebut penyidik telah memenuhi unsur pelanggaran pidana.

"Jadi, dari tiga laporan terhadap saudara Roy Suryo, dua laporan yang diterima oleh Polda Metro Jaya telah memenuhi unsur pidana. Pertama laporan pada tanggal 20 Juni 2022 dengan nama pelapor Kurniawan Santoso dan sebagai terlapor adalah Roy Suryo," jelas dia.

"Kemudian laporan kedua yang juga memenuhi unsur pelanggaran pidana ialah laporan yang dilimpahkan oleh Bareskrim Polri ke Polda Metro Jaya dengan nama pelapor Kevin Wu dan terlapornya atas nama pemilik akun Twitter @KRMTRoySuryo2," papar Zulpan.

"Jadi dua laporan inilah yang dinyatakan mengenai unsur pidana. Sehingga kalau tadi pertanyaannya dipanggil sebagai pelapor, ya saya tidak bisa sampaikan karena yang saya sampaikan adalah hasil perkara yang naik ke tahap penyidikan," sambung mantan Kapolsek Metro Gambir itu.

Lebih jauh, dalam pelaporannya ini pihak pelapor mempersangkakan Roy Suryo dengan Pasal 28 Ayat (2) Juncto Pasal 45 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 156 a KUHAP.

Untuk diketahui sebelumnya, seorang umat Buddha bernama Kurniawan Santoso melaporkan Roy Suryo ke Polda Metro Jaya, terkait unggahan meme stupa Candi Borobudur yang disunting menjadi mirip wajah Presiden RI Joko Widodo di media sosial.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar