Geger! Gegara Tumpukan Kabel Semerawut, Percikan Api Muncul di Depan Rumah Sakit Royal Garden Sunter

Kamis, 14 Juli 2022 17:21 WIB

Share
Geger! Gegara Tumpukan Kabel Semerawut, Percikan Api Muncul di Depan Rumah Sakit Royal Garden Sunter
Percikan api muncul dari tiang listrik di depan Rumah Sakit Royal Progress, Jalan Danau Sunter Utara, Jakarta Utara, Kamis (14/7/2022).(Foto: M.Ivan)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Percikan api muncul dari tiang listrik di depan Rumah Sakit Royal Progress, Jalan Danau Sunter Utara, Jakarta Utara, Kamis (14/7/2022).

Dari pantauan Poskota.Co.Id, salah satu kabel yang terdapat di tiang listrik tersebut sudah terkelupas dan hanya menyisahkan tembaga kuningan.

Tiang listrik utama yang menjadi penopang kabel udara lainnya juga terlihat tak terawat.

Tumpukan kabel semerawut dirasa bisa berpotensi memicu terjadinya kebakaran.

Bahkan, salah satu kabel terlihat sudah mengenai bagian terpal warung makan.

Terlihat setelah proses pemadaman selesai, petugas PLN dengan cepat mengecek kondisi kabel lainnya di tiang listrik tersebut.

“Kronologi awalnya dimungkinkan karena memang ini terjadi penumpukan kabel, sehingga ada gesekan-gesekan yang mengeluarkan api dari pusat di pojok sebelah sana dan merambat ke kabel lainnya,” ujar Dwi Agus Susanto, Komandan Pleton Grup C, Damkar Sektor 3 Tanjung Priok di lokasi kejadian.

Agus menjelaskan, saat api muncul dari saah satu kabel udara, pihaknya menggunakan pemadaman Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk mengurangi resiko korsleting listrik lantaran saat disiram air.

“Apinya muncul, sehingga saya nyampe sini api sudah ada, pertama saya padamkan dengan menggunakan apar kerena memang posisinya bergabung dengan kabel listrik,” ungkapnya.

Agus berpesan kepada seluruh instansi yang menggunakan kabel udara di tiap wilayah untuk bisa bertanggung jawab merapihkan alur laju kabel guna mengurangi potensi terjadinya korsleting arus pendek listrik.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar