Waduh! Bekas Politisi Partai Demokrat Ini Usul Bubarkan KPK Setelah Gagal Jemput Paksa Bendahara PBNU Mardani Maming

Selasa, 26 Juli 2022 23:50 WIB

Share
Ferdianand Hutahaean menganggap KPK tidak becus untuk menangkap Mardani Maming (Kolase IST)
Ferdianand Hutahaean menganggap KPK tidak becus untuk menangkap Mardani Maming (Kolase IST)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Bekas politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean geram melihat KPK yang gagal menjemput paksa Bendahara PBNU, Mardani Maming di Apartemennya.

Hal tersebut disampaikannya lewat sebuah cuitan di akun media sosial twitter miliknya.

Ia menyebut kinerja lembaga antirasuah tersebut semakin buruk.

“Kinerja KPK semakin hari tampak makin buruk,” ujarnya.

Tak sampai disana, Ferdinand menjelaskan, sejauh ini KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri tidak menunjukkan kinerja yang signifikan.

“Dalam dua minggu saja KPK kehilangan jejak dua orang yang akan dijemput paksa. Belum lagi kasus dugaan korupsi Formula E ditidurkan,” ungkap pegiat media sosial yang pernah dipenjara lantaran ujaran kebencian. 

Oleh karena itu, Ferdinand menggaungkan agar lembaga yang lahir pada era reformasi ini dibubarkan saja. 

“Bubar sajalah kalian! (KPK)” tegasnya.

Sebelumnya, KPK gagal menjemput paksa ketua HIPMI Mardani Maming sebagai tersangka penerima suap terkait Peralihan Izin Usaha Pertambangan dari PT Bangun Karya Pratama Lestari ke PT Prolindo Cipta Nusantara di Kabupaten Tanah Bumbu. 

“Dari kegiatan penggeledahan di salah satu apartemen di Jakarta hari ini, info yang kami terima, tim KPK belum menemukan tersangka di tempat dimaksud,” kata Plt juru bicara KPK, Ali Fikri.

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar