Bikin Macet Hingga Senayan dan Semanggi, Polres Jakpus Mulai Sterilisasi Area Catwalk Citayam Fashion Week Dukuh Atas

Rabu, 27 Juli 2022 18:54 WIB

Share
Suasana keramaian Citayam Fashion Week yang menyebabkan kemacetan hingga Senayan dan Sudirman.(Foto: Rika)
Suasana keramaian Citayam Fashion Week yang menyebabkan kemacetan hingga Senayan dan Sudirman.(Foto: Rika)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Polres Metro Jakarta Pusat terus melanjutkan upaya sterilisasi area Catwalk remaja SCBD di Dukuh Atas. Sterilisasi itu dilakukan untuk memecahkan kerumunan yang ada di sana.

Sebab, kerumunan para model jalanan itu telah menimbulkan kemacetan akut dan mengular. Akibatnya, para pengguna jalan memprotes aksi Catwalk di zebra cross Dukuh Atas itu.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombespol Komarudin mengatakan, menyikapi fenomena remaja SCBD itu, pihaknya melakukan beberapa tahapan pengamanan. Mulai dari preventif hingga penegakan hukum bila diperlukan.

Dia menjelaskan, kegiatan yang digagas remaja asal luar Jakarta itu telah  menimbulkan dampak yang luar biasa. Salah satu di antaranya adalah kemacetan lalu lintas. Kemacetan itu bahkan mengular hingga Semanggi. Hal itu menimbulkan protes dari pengguna jalan.

"Beberapa hari pantauan kami di lapangan hari Jumat mendekati malam Sabtu kemudian juga Sabtu, Minggu, bahkan hingga hari Senin kita pantau bahwa aktivitasnya sangat luar biasa dan berdampak terhadap kemacetan. Pantauan kami ekor kemacetan sampai dengan Senayan, Semanggi, sampai ke arah Dukuh Atas," katanya, Rabu (27/7/2022).

Kemacetan itu, kata dia, tak bisa terus didibiarkan. Karena itu, mereka melakukan normalisasi. Normalisasi itu dilakukan dengan cara menempatkan petugas jaga di area zebra cross, Dukuh Atas. Tujuannya agar lalu lintas tetap normal dan CFW tidak mengganggu pengguna jalan.

"Oleh karenanya kami melakukan upaya normalisasi karena setelah kita pantau simpul kemacetannya itu dari adanya aktifitas di Dukuh Atas. Masyarakat bisa lihat sendiri ada pola arus lalu lintas dari empat lajur dari Jalan Jenderal Sudirman tiba tiba mengerucut akan berbelok ke arah lokasi Dukuh Atas dibawah itu disanalah terjadi sumbatan," katanya.

Upaya itu, kata dia, terbukti manjur. Penutupan kegiatan CFW, terbukti sukses mengurai kemacetan akut di sekitar Dukuh Atas. Dia menegaskan, penutupan kegiatan CFW itu hanya bersifat sementara untuk mengurai kemacetan yang ada.

"Begitu kita lakukan upaya penutupan sementara, maka Alhamdulillah kurang lebih dalam waktu setengah jam bisa di normalkan kembali dan bisa buka kembali aktifitas," ungkapnya.

Dia menegaskan, penutupan sementara itu bukan untuk menutup permanen kegiatan para remaja itu. Penutupan sementara bertujuan untuk memperlancar arus lalu lintas di area Dukuh Atas.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar