Saling Ejek di Medsos Berujung 2 Kelompok Tawuran, 1 Pemuda Tewas Dicacah Celurit

Jumat, 29 Juli 2022 15:35 WIB

Share
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan saat konfrensi pers di Gedung Humas Polda Metro Jaya.(Foto: Zendy)
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan saat konfrensi pers di Gedung Humas Polda Metro Jaya.(Foto: Zendy)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Seorang pemuda berinisial RH (24) tewas usai dikeroyok saat terlibat tawuran di kawasan Cipondoh Indah, Cipondoh, Kota Tangerang tepatnya di depan ruko pempek Acong.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, peristiwa tawuran yang meregang nyawa seseorang itu terjadi pada Sabtu (23/7/2022).

"Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota telah berhasil melakukan pengungkapan dan penangkapan terhadap para pelaku kasus pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia (aksi tawuran)," ujar Zulpan di Polda Metro Jaya, Jumat (29/7/2022).

Polisi berhasil mengamankan serta menetapkan tiga tersangka dalam kasus pengeroyokan tersebut. Ada pun ketiga tersangka itu yakni berinisial R, DAA dan AA.

Zulpan menjelaskan, ihwal terjadinya tawuran hingga pengeroyokan yang mengakibatkan satu orang tewas itu bermula ketika RH tengah bersama dengan temannya berkeliling dengan sepeda motor.

Tak lama kemudian, tepat di depan ruko Pempek Acong di kawasan Cipondoh, Tangerang Kota, tetiba komplotan pelaku langsung menyerang RH dan teman-temannya.

"Korban bersama teman-temannya berkumpul dan berjalan mengendarai sepeda motor. Sesampainya di depan pempek Acong ruko Blok C no 52, kelompok korban bertemu dengan kelompok pelaku. Lalu korban bersama temannya melakukan aksi tawuran," kata Zulpan.

Korban mengalami 4 luka terbuka pada bagian punggung usai terkena sabetan celurit dari pelaku.

Polisi berhasil mengamankan satu unit motor Yamaha Jupiter, pakaian korban, dan satu buah celurit berukuran besar.

Aksi tawuran tersebut dipicu karena adanya saling ejek di media sosial. Atas perlakuannya, para tersangka dikenakan pasal 170 ayat 2 KUHP dengan ancamam pidana paling lama 12 tahun penjara.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar