Tiap Malam Nonton Video Syur Celine Evangelista, Guru Ngaji Setubuhi 10 Santriwati, Divonis 19 Tahun Bui

Rabu, 3 Agustus 2022 18:28 WIB

Share
Celine Evangelista.(Instagram)
Celine Evangelista.(Instagram)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Pengadilan Negeri Kota Depok memvonis terdakwa oknum guru ngaji, MMS (69) pelaku cabul terhadap 10 santrinya, Rabu (3/8/2022) sore  di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Kota Depok.

Persidangan dalam agenda putusan itu dipimpin langsung oleh  oleh ketua majelis hakim Dr. H. Ahmad Syafiq yang juga  Ketua Pengadilan Negeri Depok.

Hakim Ahmad syafiq menyatakan, MMS terbukti secara sah dan menyakinkan telah melakukan tindakan pencabulan terhadap 10 anak di bawah umur yang merupakan murid terdakwa .

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa 19 tahun penjara," ucap Ahmad Syafiq.

Hakim juga mengabulkan permohonan Restitusi terhadap korban yang diajukan Tim Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Depok.

Atas Vonis 19 tahun terdakwa MMS serta dikabulkannya restitusi kepada korban tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Depok, Dr.Mia Banulita turun langsung menjadi penuntut umum.

Beranggotakan Jaksa  Alfa Dera, dan Putri Dwi Rismarini menyatakan menerima Putusan vonis hakim tersebut .

“Atas Vonis 19 Tahun terhadap MMS  kami Tim Penuntut umum menerima putusan tersebut. Putusan yang dibacakan  hakim tersebut pertimbangannya dan analisa yuridisnya sama dengan yang kami bacakan pada surat tuntutan," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Depok, Mia Banulita.

Mia  menambahkan, hakim juga mengabulkan permintaan restitusi yang diajukan penuntut umum.

 "Karena restitusi ini kami mohonkan dalam tuntutan bertujuan agar korban yang khususnya anak-anak mendapatkan hak-hak atas kerugian pidana yang dialaminya. Karena dalam penanganan perkara ini kami penuntut umum tidak hanya lebih fokus terhadap pelaku, tapi juga memperhatikan Korban," paparnya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar