Kebijakan Rezim Oligarki Bikin Kebebasan dan Kemanusiaan Rakyat Indonesia Babak Belur, Buruh: Jokowi-Amin Boneka Kapitalis

Rabu, 10 Agustus 2022 18:17 WIB

Share
Aksi demonstrasi massa buruh Gebrak di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat.(Foto:Rika Pangesti)
Aksi demonstrasi massa buruh Gebrak di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat.(Foto:Rika Pangesti)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Duet Presiden Jokowi -  Maruf Amin dinilai semakin giat menyediakan karpet merah bagi para pemilik modal untuk menjarah tanah air Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh massa buruh saat melakukan aksi demonstrasi di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Rabu (10/8/2022).

"Menjelang 77 Tahun Indonesia merdeka, rezim oligarki Jokowi-Amin memberikan karpet merah bagi pemodal untuk menjarah tanah, air, dan kemanusiaan kita," ucap Nining Elitos Juru bicara Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak).

"Kebebasan dan kemanusiaan kita babak belur oleh regulasi dan kebijakan rezim oligarki Jokowi-Amin, boneka pemodal dan pengusaha," sambung dia.

Menurutnya, Omnibuslaw Cipta Kerja terbukti tidak mampu menyelamatkan rakyat dari jurang duka nestapa.

"Dua tahun kebelakang pasca Omnibuslaw Cipta Kerja disahkan, jutaan pekerja justru lebih mudah kehilangan kerja, upah ditetapkan jauh dibawah standard dan kriteria hidup sejahtera," tuturnya.

"Buruh diperas habis-habisan tenaganya oleh UU Cipta Kerja yang justru mencipta nestapa. Kaum tani dan rakyat desa digerus tanahnya oleh aturan yang mempermudah investasi dan usaha," kata dia.

Dikatakan Nining, Elit berkuasa menetapkan kebijakan dan regulasi semena-mena.

Oleh karena itu, ribuan massa buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) hari ini datang membanjiri depan gedung DPR dengan membawa sejumlah tuntutan, diantaranya:

1. Cabut Omnibuslaw Cipta Kerja dan PP Turunannya
2. Cabut UU P3
3. Batalkan Revisi Kitab Hukum Undang-undang Pidana (RKUHP)
4. Batalkan Revisi UU SISDIKNAS
5. Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar