Turut Dukung Skenario "Tembak Menembak" di Kasus Irjen Ferdy Sambo, Ayo Timsus Polri, Periksa Isi Rekening Komnas HAM Choirul Anam dan Kompolnas Benny Mamoto!

Rabu, 10 Agustus 2022 15:24 WIB

Share
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam dan Kompolnas Benny Mamoto.(ist)
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam dan Kompolnas Benny Mamoto.(ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Ditetapkannya bekas Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka dalam kasus kematian Brigadir J mendapat apresiasi dari masyarakat luas.

Dengan diamankannya Ferdy Sambo di Mako Brimob sebagai tersangka juga mengungkap berbagai kebohongan-kebohongan yang dibuat banyak pihak. 

Beberapa perwira menengah hingga tinggi Polri, bahkan staf ahli komunikasi Kapolri  menjadi sorotan dinilai ikut terlibat merekayasa cerita tewasnya Brigadir J akibat baku tembak.

Tak cuma itu, Komisioner Komnas HAM dan Kompolnas juga harus diperiksa. Jika ditemukan ikut terlibat dalam merekayasa kasus, harus dipidanakan.

Ketua Ketua DPP KNPI Haris Pertama dalam cuitnya di twitter memuji sikap Timsus Kapolri yang berani menetapkan Irjen Ferdy Sambo menjadi tersangka.

"Bravo POLRI, kerja profesional dari seluruh Timsus Polri yang dibentuk oleh Bapak Kapolri," cuit Haris pada Rabu (10/8/2022).

Haris mengatakan bahwa  dalam mengungkap misteri kematian Brigadir J secara terang benderang akan menaikkan kembali Citra dan marwah Polri di mata masyarakat Indonesia. 

Haris juga meminta Timsus Polri memeriksa Choirul Anam. Pasalnya, beberapa statemant Komisioner Komna HAM itu diduga atau terkesan oleh masyarakat sangat membela Irjen Ferdy Sambo. 

"Timsus harus periksa Choirul Anam," tegasnya.

Haris juga memuji sikap Menko Polhukam Mahfud MD yang terus mengawal misteri kematian Brigadir J ke permukaan sampai terang benderang.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar