Halangi Penyelidikan Tewasnya Brigadir J, Satu Penyidik Polda Metro Jaya Diperiksa Timsus

Kamis, 11 Agustus 2022 16:59 WIB

Share
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Dedi Prasetyo di Lobby Mabes Polri, Rabu (20/7/2022) malam saat menyampaikan temuan timsus.(Foto: Zendy)
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Dedi Prasetyo di Lobby Mabes Polri, Rabu (20/7/2022) malam saat menyampaikan temuan timsus.(Foto: Zendy)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya, angkat bicara terkait dengan salah seorang anggotanya yang turut diperiksa tim khusus (timsus) Bareskrim Polri, terkait kasus tewasnya Brigadir Nopryansyah Josua Hutabarat atau yang lebih dikenal dengan sapaan Brigadir J.

Kabid Humas Polda Metro Jaya mengatakan,  karena kasus ini ditangani  Mabes Polri, maka segala pertanyaan terkait dapat ditanyakan langsung kepada Mabes Polri.

"Sudah ada Timsus yang dibentuk oleh Bapak Kapolri  bahkan sudah tetapkan beberapa tersangka dalam kasus ini. Sehingga kalau ada pertanyaan bagaimana seandainya anggota Polda Metro Jaya dipanggil dan diperiksa dalam rangka membuat terang perkara ini, maka Polda Metro Jaya mengikuti petunjuk dari Bapak Kapolda dan mematuhi petunjuk dari Bapak Kapolri," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan kepada wartawan, Kamis (11/8/2022).

Dia juga menegaskan, tak akan menghalangi siapa pun dalam pemeriksaan anggotanya tersebut. 

Apalagi, jika pihak Mabes Polri membutuhkan keterangan anggota tersebut, maka Polda Metro Jaya akan dengan senang hati memberikan keterangannya.

"Jadi kami tidak menghalangi bahkan mempersilakan siapapun yang dibutuhkan keterangannya oleh tim yang menangani di Bareskrim Polri terkait kasus ini. Kita berikan ruang, waktu, dan kesempatan yang seluas-luasnya," ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, tim Irsus Polri telah mengagendakan pemeriksaan terhadap satu orang penyidik yang bertugas di Polda Metro Jaya terkait kasus tewasnya Brigadir J hari ini.

“Irsus agendanya pada hari ini, melakukan pemeriksaan kepada satu orang penyidik Polda Metro Jaya di Mabes Polri,” kata Dedi dalam keterangannya, Kamis (11/8/2022).

Untuk diketahui, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), menetapkan bekas Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo (FS) sebagai tersangka kasus pembunuhan yang menewaskan Brigadir Nopryansyah Josua Hutabarat atau yang lebih dikenal dengan nama Brigadir J.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, usai ditetapkan menjadi tersangka, Irjen Sambo selanjutnya akan ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat dalam sementara waktu.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar