Polisi Tangkap Menteri Penerimaan Zakat Khilafatul Muslimin, Temukan Uang Rp 2,3 Miliar

Jumat, 12 Agustus 2022 17:08 WIB

Share
Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers terkait pengungkapan organisasi Khilafatul Muslimin. (Foto: Poskota/Andi Adam)
Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers terkait pengungkapan organisasi Khilafatul Muslimin. (Foto: Poskota/Andi Adam)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya, menangkap seorang Menteri Penerimaan Zakat organisasi masyarakat (ormas) Khilafatul Muslimin (KM), yang bernama Indra Fauzi di wilayah Lampung pada Rabu (10/8/2022) lalu.

Dari penangkapan tersebut, Kabis Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan mengatakan penyidik menemukan brankas berisi uang sebanyak Rp 2,3 miliar di kantor pusat ormas Khilafatul Muslimin di Teluk Betung Utara, Lampung.


"Selanjutnya uang tersebut disita, dan penyidik menemukan fakta bahwa uang yang disita polisi pada bulan Juni lalu ternyata juga bersumber dari rekening Menteri Penerimaan Zakat ormas Khilafatul Muslimin ini," kata Zulpan kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (12/8/2022).

Zulpan membeberkan, sebagai Menteri Penerimaan Zakat, Indra diduga kuat aktif melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam bentuk penempatan dan pengaburan asal-usul hasil kejahatan.


"Yang bersumber dari warga KM (Khilafatul Muslimin) di mana pengunaannya untuk kepentingan penyebaran dan kegiatan yang bertentangan dengan Pancasila," ucapnya.

Atas perbuatannya, penyidik telah menetapkan Indra sebagai tersangka dengan dijerat Pasal 59 Ayat (4) huruf C Juncto Pasal 82A Ayat (2) Undang-Undang (UU) Nomor 16 tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

"Dan Pasal 14 Ayat (1) dan Ayat (2) dan atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau Pasal 3, 4, 5 dan Pasal 10 Juncto Pasal 2 Ayat (1) huruf Z UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang," papar dia.

"Kemudian, tersangka juga telah lama berbaiat kepada Kholifah Abdul Qodir Hasan Baraja (AQHB) dan diangkat menjadi Menteri Pemerimaan Zakat Ormas Khilafahtul Muslimin," tambahnya.


Untuk diketahui, Polda Metro Jaya menangkap sosok pemimpin tertingi organisasi Khilafatul Muslimin, yakni Abdul Qadir Hasan Baraja (AQHB) yang ditangkap di wilayah Teluk Betung Utara, Bandar Lampung, Lampung pada Selasa (7/6/2022) lalu.

Kemudian, empat hari berselang, Polda Metro kembali melakukan giat penangkapan. Dalam giat tersebut, tim penyidik berhasil menangkap empat orang anggota organisasi Khilafatul Muslimin di sejumlah wilayah yang berbeda, seperti di Lampung, Medan, dan Bekasi.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar