Jessica Iskandar Kapok Bisnis dengan Orang Lain, Jadi Korban Penipuan Rp 10 Miliar, Sampai Sang Ayah Jatuh Sakit

Sabtu, 13 Agustus 2022 23:19 WIB

Share
Jessica Iskandar dan Vincent Verhaag. ( Foto: Theresia)
Jessica Iskandar dan Vincent Verhaag. ( Foto: Theresia)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Ayah Jessica Iskandar, Hardi Iskandar akhirnya mulai membaik usai dikabarkan masuk rumah sakit lantaran stres putri tercintanya jadi korban penipuan hingga merugi  Rp 10 miliar. 

Sebagai anak, rupanya Jessica selalu berusaha menjaga kondisi kesehatan sang ayah dengan tidak menceritakan kasus penipuan yang menimpanya. 

Apalagi usia sang ayah sudah tua, yakni telah menginjak 72 tahun. 

Tentu Jessica Iskandar sangat berhati-hati dalam menyampaikan kabar apa pun pada  ayahnya.Terutama kasus penipuan yang menimpanya. 

Kendati demikian, kabar buruk tersebut tetap saja terendus sang ayah karena informasi yang beredar di media sosial sangat kuat. 

Hal tersebut dibeberkan olehnya dalam jumpa pers yang digelar Jessica Iskandar di kediamannya. 

"Sebenernya papaku juga sudah tua ya, umur 72 tahun. Dari awal aku dapat musibah ini aku berusaha nutup-nutupin dari papa. Mama sih tau, tapi papa nggak aku kasih tau gitu karena aku tahu papa memang sudah tua, udah sakit juga jangan sampai berdampak yang lain-lain gitukan," ungkap Jessica kepada awak media saat disambangi Poskota.co.id di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Sabtu (13/8/2022).

Mendengar kabar tersebut, kondisi kesehatan sang ayah pun semakin memburuk. Terakhir sampai jatuh di kamar mandi hingga dilarikan ke rumah sakit. 

"Tapi ya kemarin kita sempat press konfrens, akhirnya beritanya di mana-mana terus papa nonton. Terus juga dikasih tau sama tetangga sama temennya gitu jadi papa jadi ikut stres. Berdampak ke kesehatannya gitu," tambah Jedar.

Meski begitu, Jessica Iskandar mengaku bersyukur kini kondisi sang ayah mulai membaik dan menjalani perawatan di rumah. 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar