Geger! Bocah di Tangerang Punya Kebiasaan Aneh, Selama 6 Tahun Makan Pasir, tanah, Batu dan Semen, Orang Tua Anak: Gak Pernah Sakit!

Kamis, 18 Agustus 2022 15:41 WIB

Share
Geger! Bocah di Tangerang Punya Kebiasaan Aneh, Selama 6 Tahun Makan Pasir, tanah, Batu dan Semen, Orang Tua Anak: Gak Pernah Sakit!
MR, bocah pemakan pasir, tanah, batu dan semen sedang dipangku ayahnya. (Foto/Ist)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Warga Kampung Sereh RT 4/RW 1, Desa Pangkalan, Kecamatan Teluknaga, Tangerang, digegerakan dengan kebiasaan aneh salah satu warganya yang masih bocah.

Ya, bocah berusia delapan tahun itu berinisial MR. Dia sudah sejak usia tiga tahun memiliki kebiasaan aneh, yaitu memakan semen, batu, tanah dan pasir. Anehnya, tidak pernah mengeluhkan sakit.


Akan tetapi, karena kebiasaan uniknya tersebut, tumbuh kembang MR terhambat dan tidak sama dengan anak seusianya.

Jahani, ayah MR mengatakan, anaknya tersebut sering memakan pasir, batu, tanah dan semen saat sedang bermain sendiri atau dalam keadaan sepi.

Bahkan hingga saat ini, Jahani mengaku heran dengan kebiasaan anaknya tersebut. Bahkan dinding rumah yang mereka tinggali sampai berlubang karena dikerok oleh MR.


"Anak saya suka makan tanah dan pasir, yang lebih parah lagi, saya suka lihat makan semen yang di dinding tembok dikerokin sampe bolong," kata Jahani, Kamis (18/8).

Menurut Jahani, sang anak tidak pernah mengaku jika ditanya soal kebiasaan aneh ya tersebut. Jahani mengetahui bahwa anaknya memakan bahan material tersebut kekita MR buang air besar (BAB). 

"Kadang meski saya tanya dia tidak mengaku, tapi ketahuan dari BAB-nya suka keluar lagi tanah dan pasir. Memang anak saya kalau BAB selalu cair, agak berbusah seperti cairan semen dan cat tembok," ungkapnya.


Jahani mengaku, dirinya sudah sering kali melarang anaknya untuk tidak memakan pasir, tanah, batu dan semen. Namun, sang anak malah menangis.

"Suka makan yang aneh-aneh sejak usia tiga tahun sampai sekarang delapan tahun, jadi sekenyang-kenyangnya dia makan itu tidak bisa jadi daging, karena mengandung cacing diperutnya, sebab yang dimakan tanah, pasir dan semen,".

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar