Dorong Kembalinya Kepercayaan Publik, Pandawa Nusantara Minta Kapolri Copot Kapolda Metro Jaya

Senin, 22 Agustus 2022 23:20 WIB

Share
Pandawa Nusantara mendesak Listyo Sigit copot Fadil Imran (Kolase IST)
Pandawa Nusantara mendesak Listyo Sigit copot Fadil Imran (Kolase IST)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Sekjen DPP Pandawa Nusantara, Faisal Anwar mengapresiasi Institusi Polri yang terbilang cepat dalam mengungkap polemik kematian Brigadir J.

"Kepercayaan masyarakat kepada institusi Polri kembali pulih setelah banyak isu beredar tentang rekayasa pembunuhan Brigadir J dapat dipecahkan meski melibatkan 83 polisi terperiksa," katanya.

Namun menurutnya, kini masyarakat masih menunggu pengungkapan Polri soal motif di balik penembakan Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri beberapa waktu lalu.

Sikap Polri yang enggan membeberkan motif pembunuhan Brigadir J pun tak dipungkiri telah menjadi bola liar.

Hal tersebut tentu memuncul kanberbagai spekulasi, mulai dari isu pelecehan, perselingkuhan, hingga mengarah kepada judi online.

"Sah-sah saja jika masyarakat memiliki spekulas tersebut, bahkan opini masyarakat mengarah pada pengungkapan yang lebih besar tentang kekaisaran Ferdy Sambo di tubuh Polri," sambungnya.

Selain itu, masyarakat juga tertuju pada sosok Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran yang kedapatan memeluk Ferdy Sambo usai kasus tersebut mencuat ke publik. 

Belum lagi kematian laskar FPI yang disebut juga dengan tragedi KM 50 sempat dikait-kaitkan dengan Kapolda Metro dan Irjen Ferdy Sambo.

Menurut Faisal, dugaan-dugaan publik tersebut perlu ditindaklanjuti Kapolri Jenderal Listyo Sigit.

"Tentu Kapolri tidak ingin institusi yang dipimpinnya mengalami distrust publik karena ulah beberapa bawahan yang terus mengancam nama baik institusi yang dipimpinnya," jelas Faisal.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar