Hingga September, Bank DKI Kucurkan Dana KUR Rp650 Miliar ke UMKM

Senin, 12 September 2022 23:10 WIB

Share
Dirut PT Bank DKI, Fidri Arnaldy bersama Wagub DKI Ahmad Riza Patria dan beberapa anggota DPR RI serta Dewan Komisioner OJK saat menyerahkan secara simbolis pemberian dana KUR kepada pelaku UMKM di acara Cash Free Day di Thamrin 10 Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat. (ruh)
Dirut PT Bank DKI, Fidri Arnaldy bersama Wagub DKI Ahmad Riza Patria dan beberapa anggota DPR RI serta Dewan Komisioner OJK saat menyerahkan secara simbolis pemberian dana KUR kepada pelaku UMKM di acara Cash Free Day di Thamrin 10 Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat. (ruh)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Peningkatan penetrasi penyaluran kredit kepada pelaku usaha mikro, kecil dan memengah (UMKM) dilakukan Bank DKI melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Total hingga bulan ini dana sekitar Rp650 miliar telah disalurkan ke sektor usaha tersebut.

Menurut Dirut PT Bank DKI, Fidri Arnaldy ditahun ini pihaknya diberi kepercayaan untuk menyalurkan KUR sebesar Rp1 triliun.

"Kita bermain di UMKM, kita punya market pasar yang jelas. Kita punya Pasar Jaya itu ada 155, itu kita masuk," tukas Direktur Utama Bank DKI Fidri Arnaldy, saat acara Cash Free Day yang berlangsung di Thamrin 10 di Jalan MH Thamrin, kemarin.

Adapun posisi September ini sudah realisasi sekitar Rp 650 miliar. Kita prediksi Oktober ini habis. Dan kita akan ajukan juga penambayan Rp250 miliar," tuturnya.

Fidri menambahkan, bahwa plafon penyaluran KUR sendiri beragam sesuai dengan kebutuhan dan skala usaha dari para debitur. "Jadi itulah bentuk aksi nyata dari kita untuk masyarakat level bawah, tadi bisa dilihat pemberian kredit adan yang konvensional ada yang syariah. Dan itu tadi ada yang dari kredit mikro Rp 10 juta dan yang paling top itu tadi Rp 500 juta," paparnya.

Komitmen Bank DKI dalam mendukung pengembangan segmen UMKM di DKI Jakarta ditunjukkan juga dengan penyerahaan KUR secara simbolis kepada para debitur UMKM di acara Cash Free Day, hari ini. Turut hadir menyaksikan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.

"Jadi kita support UMKM. Jakarta tidak hanya sebagai Ibu Kota, tapi juga sebagai pusat perekonomian, pusat bisnis dan perdagangan," sambung Ahmad Riza mengapresiasi langkah Bank DKI.

Sementara itu terkait dengan target penyaluran kredit Bank DKI pada tahun ini dibidik tumbuh 20%, di mana Fidri tetap optimis dengan kinerja bisnis bank dan ekonomi DKI Jakarta.

"Kita masih melihat potensi yang akan kita garap bagus. Dan mengapa tadi Forbes memberikan penghargaan kepada kita. Kita lari di atas rata-rata perbankan, kita double digit baik kenaikan kredit, kenaikan asset, dana pihak ketiga. Dan LAR kita terjaga, NPL terjaga," ujarnya.

Adapun kinerja keuangan Bank DKI tecatat laba tumbuh 30,64% secara setahunan (yoy) dari Rp 386,47 miliar, menjadi Rp 504,90 miliar pada kuartal II-2022. Penyaluran kredit tumbuh 20,15% yoy dari Rp 36,32 triliun menjadi Rp43,64 triliun. NPL membaik dari 3,03% pada kuartal II-2021 menjadi 2,26% pada kuartal II-2022.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar